Konflik Rusia vs Ukraina

Fakta-fakta Ganjil Mayat Bergelimpangan di Bucha-Ukraina

Sejumlah fakta keganjilan apa yang oleh barat diklaim sebagai pembantaian Bucha (Bucha Massacre).

Editor: Lodie Tombeg
tribunnews
Mayat bergelimpangan usai pembantaian Bucha (Bucha Massacre), Ukraina. 

Koreksi Tanggal Foto Satelit Maxar Tech

Wikipedia yang menggunakan entri data dari siapa saja, juga memberi tahu pasukan Ukraina kembali memasuki Bucha pada 1 April, setelah pasukan Rusia mundur dan dipindahkan ke Ukraina tenggara.

Maxar Technologies, sebagai kontraktor utama NASA, tentu saja merupakan bagian integral dari kompleks industri militer NATO.

Oleh karena itu, pernyataannya terkait konflik di Ukraina harus diperhatikan secara hati-hati.

Konon, tanggal yang diberikan Maxar pada 9-11 Maret akhirnya menimbulkan kekhawatiran di media arus utama yang mempromosikan klaim pembantaian Rusia.

Klaim dan entri tanggal versi Maxar memang meragukan. Ide menunjukkan mayat bisa terbaring di udara terbuka selama tiga minggu penuh tanpa mengalami pembusukan signifikan jelas meragukan.

Tapi kemudian rata-rata orang barat berpikir Ukraina berada dalam semacam cuaca musim dingin yang sangat beku di akhir Maret.

Namun melihat data cuaca Kiev untuk Maret 2022 mengungkapkan tidak ada satu hari pun di kota (di mana Bucha adalah pinggiran kota) bersuhu di bawah titik beku sejak 11 Maret.

Suhu rata-rata harian dalam beberapa hari terakhir bulan itu adalah 6 derajat celcius, sama dengan kota Leeds di Inggris.

Rata-rata itu pada gilirannya termasuk tertinggi di bawah sinar matahari musim semi. Grafik cuaca untuk Kiev untuk minggu terakhir di bulan Maret menunjukkan situasi sangat jelas, suhu hingga 15 dan 17 derajat Celcius.

Siapapun yang berjalan melewati binatang yang terbunuh dan tertinggal di jalan selama beberapa hari dalam kondisi seperti itu akan dapat membayangkan bau busuk yang mengerikan.

Ada begitu banyak jasad manusia yang ditinggalkan di bawah sinar matahari musim semi selama tiga minggu, namun tidak satu pun dari mereka yang membusuk.

Tentara atau polisi Ukraina yang diperlihatkan memeriksa mayat-mayat itu terlihat mengenakan topeng, tidak membuat ekspresi jijik atau menyebutkan baunya.

Karena semakin banyak gambar grafis yang muncul dari para korban, kesegaran mayat yang nyata tampaknya telah mendorong revisi tanggal dugaan 'pembantaian Rusia'.

Pada 5 April, misalnya, berita utama di media Inggris, Daily Mail, mengklaim foto-foto satelit yang menunjukkan mayat-mayat di jalan diambil pada 19 Maret.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved