Konflik Rusia vs Ukraina

Wali Kota Bucha: Pasukan Rusia Melakukan 'Kejahatan yang Sinis'

Pasukan Rusia dianggap menerima “lampu hijau” dari Presiden Rusia Vladimir Putin dan Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu.

Editor: Lodie Tombeg
kompas.com
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky 

“Setiap hari, ketika tentara kami bergerak ke wilayah yang sebelumnya diduduki (pasukan Rusia), Anda dapat melihat apa yang terjadi,” katanya.

"Hari demi hari, mereka menemukan mayat di ruang bawah tanah, orang disiksa, orang dibunuh," ungkap Zelensky.

Sementara itu, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen sudah mengatakan, bahwa Uni Eropa siap mengirim tim investigasi gabungan ke Ukraina untuk mendokumentasikan kejahatan perang yang dilaporkan.

Dia mengaku telah berbicara dengan Presiden Zelensky tentang pembunuhan keji terhadap warga sipil di Bucha dan di tempat lain di Ukraina.

Tim akan berkoordinasi dengan jaksa agung Ukraina, dengan dukungan dari badan kepolisian Eropa Europol dan badan peradilan pidana Eurojust.

Gambar-gambar mengejutkan dari mayat-mayat sipil di jalan-jalan Bucha, dekat ibukota Ukraina, Kiev, telah menyebabkan curahan kecaman internasional terhadap Rusia.

Perdana Menteri (PM) Polandia Mateusz Morawiecki setuju pembunuhan itu harus diklasifikasikan sebagai genosida. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wali Kota Bucha Ukraina: Pasukan Rusia Tak Akan Pernah Diampuni di Bumi atau di Surga"

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved