Senin, 9 Maret 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Kiev Desak Mundur Pasukan Rusia, Kota Bucha Kembali ke Tangan Ukraina

Pejabat tinggi keamanan Ukraina membantah tuduhan Moskow bahwa Kiev menjadi dalang di balik serangan terhadap depot minyak di Kota Belgorod, Rusia.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Kiev Desak Mundur Pasukan Rusia, Kota Bucha Kembali ke Tangan Ukraina
kompas.com
Militer Rusia melumpuhkan Bandara Kiev, Ibu Kota Ukraina, Kamis (24/2/2022). 

Atau dia tahu apa yang akan terjadi, tetapi tidak dapat membayangkan seperti apa pertumpahan darah itu. Saya kira tidak ada yang mengharapkan itu, bahkan Putin pun tidak.

Apakah ada kontak dengan dia setelah dia pergi?

Dia pergi 13 Februari. Saya bercanda bertanya apa dia suka Smolensk dan jenis makanan mereka.

Dia tertawa, dan mengatakan bahwa semuanya baik-baik saja. Terakhir kali saya mendengar kabar dari dia tanggal 24 Februari.

Dia menulis lewat akun WhatsApp sesama prajurit, memberi tahu saya: "Bu, perang telah pecah". Saya jawab: "Anakku, saya melihatnya di televisi". Dan dia bilang: "Coba bayangkan, seluruh unit kami terbunuh di perbatasan".

Saya tanya: "kamu di mana?". Dia jawab: "Saya di Smolensk, Ibu". Saya pikir dia ada di suatu tempat dekat sana. Karena dari sana mereka diterbangkan ke bandara (Hostomel, dekat Kiev).

Saya bilang: "Tunggu di sana saja". Dan, dia balas: "Baiklah, selamat tinggal ibu. Saya harus pergi. Beritahu istri saya bahwa semuanya baik-baik saja".

Setelah itu kami tidak pernah mendengar kabar dari dia lagi. Saya selalu membawa ponsel saya. Saya menghabiskan hari-hari menonton televisi, dan membaca di internet.

Saya pikir, mungkin saya bisa melihat mukannya di suatu tempat. Saya pergi ke gereja setiap hari, menyalakan lilin dan berdoa untuk dia. Tapi saat itu, dia sebenarnya sudah lama mati. 

Apa yang membuat Anda berpikir begitu?

Saya membaca di internet bahwa tentara kami menaklukkan Hostomel pada 24 Februari. Semua anak laki-laki kami kemudian dikirim ke sana.

Tapi kemudian mereka mendapat serangan dari Kiev. Mereka dikepung dan tidak ada yang datang membantu mereka. Mereka ditembak dan dibom selama sehari penuh. Bayangkan, bandara pada dasarnya adalah lapangan terbuka.

Tanggal 25 Februari, tentara kami merebut lagi kendali atas Hostomel. Pada 26 Februari, mereka menemukan Yevgeny.

Tapi saya baru diberitahu pada 8 Maret.

Unitnya menelepon saya sekitar pukul 13.30 dan memberi tahu bahwa putra saya tewas dalam pertempuran di dekat Rostov (Rostov-on-Don, sebuah kota di Rusia selatan, sekitar 60 kilometer dari perbatasan Ukraina).

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved