Jadwal Imsakiyah
Jadwal Imsakiyah Gorontalo Besok Jumat, 27 Februari 2026, Lengkap Bacaan Niat Puasa
Persiapkan sahur dan ibadah puasa besok Jumat, 27 Februari 2026, dengan jadwal imsakiyah lengkap dan bacaan niat puasa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Simak-jadwal-imsakiyah-Gorontalo-untuk-7-Ramadan-1447H.jpg)
Ringkasan Berita:
- Waktu Sahur & Imsak: 04.48 WITA, Subuh 04.48 WITA, Maghrib 18.04 WITA, Isya 19.09 WITA.
- Penyesuaian Wilayah: Beberapa kecamatan seperti Bone Pantai, Kwandang, dan Marisa memiliki penyesuaian ± beberapa menit.
- Niat Puasa: Tersedia bacaan niat harian dan sebulan penuh lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan artinya.
TRIBUNGORONTALO.COM – Umat Islam di Gorontalo kembali bersiap menjalankan ibadah puasa pada Jumat, 27 Februari 2026 (9 Ramadan 1447 H).
Agar sahur tepat waktu dan ibadah puasa lancar, masyarakat disarankan mengikuti jadwal imsakiyah resmi yang berlaku di wilayah Gorontalo.
Waktu sahur atau imsak menandai batas akhir sebelum dimulainya puasa.
Baca juga: Lawan Inflasi Ramadan, Pemkab Gorontalo Guyur Ribuan Paket Sembako Murah Lewat Paras ST
Dengan mengetahui jadwal imsakiyah, umat Islam dapat menyiapkan sahur dengan tertib dan menunaikan ibadah puasa secara maksimal.
Selain jadwal imsak dan maghrib, bacaan niat puasa juga penting untuk diamalkan agar puasa sah secara syar’i.
Berikut TribunGorontalo.com rangkum jadwal imsakiyah beserta bacaan niat puasa lengkap untuk wilayah Gorontalo.
Baca juga: Kajari Gorontalo Utara Dukung Program Pemkab Gorut, Bupati Thariq : Ini Babak Baru Bagi Kita
Jadwal Imsakiyah – Jumat, 27 Februari 2026
Imsak (batas sahur):
04.48 WITA
Subuh:
04.48 WITA
Dzuhur:
12.00 WITA
Ashar:
15.14 WITA
Maghrib (buka puasa):
18.04 WITA
Isya:
19.09 WITA
Jadwal di atas menjadi acuan waktu sahur, salat lima waktu, dan buka puasa untuk masyarakat Muslim di Kota Gorontalo besok.
Baca juga: Minum Kopi Saat Sahur? Simak Dampak Ini bagi Tubuhmu!
Penyesuaian Waktu:
Suwawa, Kabila, Tapa, Limboto, Batudaa, Atinggola dan sekitarnya: Menyesuaikan dengan jadwal
- Bone Pantai dan Suwawa Timur: -1 Menit
- Kwandang dan Tibawa: +1 Menit
- Anggrek, Boliyohuto, dan Paguyaman: +2 Menit
- Sumalata dan Tilamuta: +3 Menit
- Paguat: +4 Menit
- Marisa: +5 Menit
- Lemito: +6 Menit
- Molosipat: +7 Menit
Jadwal ini menjadi panduan bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa, mulai dari waktu menahan diri hingga berbuka.
Baca juga: HUT ke-23, Bupati Pohuwato Fokus Kedaulatan Pangan dan Cetak Sawah 5.642 Hektare
Niat Puasa Ramadan
Niat puasa Ramadan setiap hari dalam bahasa Arab, latin, dan artinya.
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala”
Baca juga: Kondisi Jalan Depan GOR Nani Wartabone Gorontalo, Lubang-lubang Selebar Ban Mobil
Waktu Terbaik Melafalkan Niat
Melansir dari KompasTV, waktu untuk berniat puasa wajib dimulai sejak terbenamnya matahari hingga sebelum terbitnya fajar (waktu subuh).
Oleh karena itu, masyarakat biasanya melafalkan niat ini secara bersama-sama setelah salat Tarawih atau saat menyantap sahur.
Dengan memahami variasi bacaan niat ini, diharapkan umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan penuh keyakinan.
Berikut adalah rincian teks bacaan niat yang bisa Anda gunakan:
Baca juga: Safari Ramadan di Batudaa, Sekda Gorontalo Sugondo Makmur Ajak Warga Perkuat Ukhuwah
1. Bacaan Niat Puasa Ramadan Harian
Gunakan bacaan ini setiap malam atau saat sahur sebelum memasuki waktu Subuh:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.
Artinya:
“Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”
2. Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh
Dibaca pada malam pertama bulan Ramadan sebagai langkah berjaga-jaga:
نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هَذِهِ السَّنَةِ تَقْلِيْدًا لِلْإِمَامِ مَالِكٍ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma jami'i syahri ramadhani hadzihis sanati taqlidan lil imami Malik fardhan lillahi ta'ala.
Artinya:
“Aku niat berpuasa di sepanjang Ramadhan tahun ini dengan mengikuti Imam Malik, fardhu karena Allah.”
(*)
(TribunGorontalo.com/KompasTV)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.