Ramadan 2026
Minum Kopi Saat Sahur? Simak Dampak Ini bagi Tubuhmu!
Minum kopi saat sahur bisa bikin tubuh lemas, dehidrasi, dan asam lambung naik. Simak dampaknya sebelum kamu pilih kopi pagi ini.
Ringkasan Berita:
- Kopi saat sahur bisa ganggu tidur karena efek kafein, padahal istirahat penting untuk daya tahan tubuh.
- Kandungan kafein bersifat diuretik, meningkatkan risiko dehidrasi selama berpuasa.
- Minum kopi saat perut kosong dapat memicu naiknya asam lambung dan mengganggu penyerapan nutrisi.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Dampak Minum Kopi Saat Sahur: Apa yang Perlu Diketahui?
Sebagian orang tetap memilih minum kopi saat sahur dengan harapan tubuh lebih segar, berenergi, dan terhindar dari kantuk berkat kandungan kafein.
Namun, meski memberi efek stimulan, muncul pertanyaan: apakah minum kopi saat sahur aman bagi tubuh yang akan berpuasa lebih dari 12 jam tanpa asupan cairan?
Baca juga: Usai Sahur dan Setelah Subuh di Ramadan, Jangan Terlelap: Lakukan 4 Ibadah Penuh Pahala
Ahli gizi dan pakar kesehatan umumnya tidak menyarankan konsumsi kopi saat sahur maupun berbuka puasa, karena kafein dapat memengaruhi berbagai fungsi tubuh, terutama saat pola makan dan waktu istirahat berubah selama Ramadan.
Berikut beberapa dampak yang bisa muncul jika minum kopi saat sahur:
1. Kopi Mengganggu Tidur
Prof. Ali Khomsan, pakar gizi dari IPB University, menjelaskan bahwa kafein dalam kopi dapat membuat seseorang terjaga lebih lama.
“Konsumsi kopi atau teh dapat menimbulkan gejala sulit tidur yang membuat seseorang terjaga lebih lama,” ujarnya kepada Kompas.com, Senin (16/2/2026).
Selama Ramadan, waktu tidur biasanya sudah berkurang karena sahur lebih pagi.
Jika ditambah minum kopi, kualitas dan durasi tidur bisa semakin terganggu.
Padahal, istirahat cukup sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh dan konsentrasi selama berpuasa.
Baca juga: Ketuk Sahur Koko’o Semarakkan Awal Ramadan di Gorontalo, Sekda Dorong Jadi Event Wisata Budaya
2. Kopi Meningkatkan Risiko Dehidrasi
Kopi memiliki efek diuretik, yakni membuat tubuh lebih sering buang air kecil.
Kandungan kafein merangsang ginjal mengeluarkan lebih banyak cairan, sehingga tubuh bisa kehilangan lebih banyak air.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/FILE-secangkir-kopi-yang-diminum-saat-pagi-hari.jpg)