Pemkab Gorontalo
Lawan Inflasi Ramadan, Pemkab Gorontalo Guyur Ribuan Paket Sembako Murah Lewat Paras ST
Menjelang bulan suci Ramadhan 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo mengambil langkah agresif untuk menekan laju inflasi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Program-Pasar-Murah-Bersubsidi-Paras-ST-2026.jpg)
Ringkasan Berita:
- Menjelang Ramadan 2026, duet Bupati Sofyan Puhi dan Wabup Tonny Junus meluncurkan program Pasar Murah Bersubsidi (Paras ST) di 19 kecamatan secara maraton untuk menjaga daya beli warga
- Subsidi Besar-besaran di 19 Titik: Pemerintah mengalokasikan 1.000 paket per lokasi dengan nilai subsidi mencapai Rp74.500 per paket
- Program ini memastikan kebutuhan pokok tersedia dengan harga sangat miring, seperti beras 5 kg seharga Rp25.000, guna meringankan beban dapur masyarakat prasejahtera
TRIBUNGORONTALO.COM – Menjelang bulan Ramadan 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo mengambil langkah agresif untuk menekan laju inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.
Melalui program Pasar Murah Bersubsidi (Paras ST), duet Bupati Sofyan Puhi dan Wakil Bupati Tonny Junus mengintervensi pasar dengan menyalurkan ribuan paket sembako murah secara maraton di seluruh wilayah Kabupaten Gorontalo.
Langkah intervensi fiskal ini menjadi instrumen strategis pemerintah daerah untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil di tengah potensi lonjakan konsumsi warga.
Hingga Kamis (26/02/2026), pelaksanaan Paras ST telah memasuki titik ke-6 yang berlokasi di Kecamatan Tilango dan Kecamatan Asparaga.
Bupati Sofyan Puhi menegaskan bahwa Paras ST adalah wujud nyata kehadiran pemerintah dalam meringankan beban dapur rumah tangga.
Pada tahun pertama kepemimpinannya, ia berkomitmen agar manfaat pembangunan dirasakan langsung oleh masyarakat prasejahtera.
"Kegiatan ini dilakukan secara maraton di 19 titik kecamatan untuk memastikan pemerataan distribusi. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum ini untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang sangat terjangkau," ujar Bupati Sofyan.
Dalam setiap titik pelaksanaan, Pemkab Gorontalo mengalokasikan kuota sebanyak 1.000 paket sembako bersubsidi. Komoditas utama seperti beras 5 kg dijual hanya seharga Rp25.000, jauh di bawah standar harga pasar reguler.
Pasar Murah Hulawa
Sebelumnya, Pemkab Gorontalo mengucurkan anggaran subsidi hingga Rp74.500.000 di Desa Hulawa, Kecamatan Telaga, Rabu (25/02/2026), Setiap paket sembako yang seharusnya bernilai Rp134.500 di pasar umum, disubsidi sebesar Rp74.500 per paket.
Alhasil, warga pemegang kupon cukup menebusnya dengan harga Rp60.000. Rincian komoditas dalam paket tersebut meliputi:
- Beras 5 kg: Rp25.000
- Bawang Merah 0,5 kg: Rp10.000
- Cabai Rawit Merah 0,25 kg: Rp12.500
- Minyak Goreng 1 Liter: Rp12.500
Baca juga: Pemkab Gorontalo Gelar Pasar Murah di Desa Hulawa, Kupon 1000 Paket Ludes Hitungan Jam
Menjaga Daya Beli Selama Ramadan
Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, menjelaskan bahwa besarnya nilai subsidi ini merupakan bentuk keberpihakan nyata kepada warga agar tidak terbebani fluktuasi harga pangan selama Ramadhan.
"Program Paras ST didesain sebagai instrumen pengendalian inflasi daerah yang tepat sasaran. Kami berupaya agar seluruh wilayah kabupaten merasakan pasar murah ini sehingga kebutuhan masyarakat selama bulan suci Ramadhan terpenuhi dengan harga terkendali," tegas Sugondo.
Kehadiran Paras ST diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek bagi rumah tangga, tetapi juga efektif meredam gejolak harga pangan di pasar-pasar tradisional di seluruh Kabupaten Gorontalo. (*)