Sabtu, 28 Maret 2026

Pemkab Gorontalo

Rp74,5 Juta Dikucurkan Pemkab Gorontalo untuk Pasar Murah Hulawa, Tekan Inflasi Selama Ramadan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo mengucurkan anggaran subsidi sebesar Rp74.500.000 hanya untuk satu titik

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Rp74,5 Juta Dikucurkan Pemkab Gorontalo untuk Pasar Murah Hulawa, Tekan Inflasi Selama Ramadan
TribunGorontalo.com
PASAR MURAH -- Suasana masyarakat menghadiri pasar murah di Desa Hulawa, Kecamatan Telaga, Rabu (25/2/2026). Pemkab Gorontalo menggelar pasar murah. (Sumber Foto: Yunima Hasan) 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab Gorontalo mengucurkan subsidi sebesar Rp74,5 juta di Desa Hulawa untuk menyediakan 1.000 paket sembako guna menjaga stabilitas harga pangan dan menekan inflasi selama Ramadhan 2026
  • Subsidi Lebih dari 50 persen: Masyarakat hanya perlu membayar Rp60.000 untuk paket bahan pokok senilai Rp134.500 (subsidi Rp74.500/paket)
  • Program bertajuk "Paras ST" ini akan dilakukan bergiliran di seluruh kecamatan

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo mengucurkan anggaran subsidi sebesar Rp74.500.000 hanya untuk satu titik pelaksanaan Pasar Murah Bersubsidi (Paras ST) di Desa Hulawa, Kecamatan Telaga, Rabu (25/02/2026).

Langkah ini merupakan intervensi fiskal nyata pemerintah daerah guna menjaga stabilitas harga pangan strategis dan menekan laju inflasi di tengah bulan Ramadan.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Gorontalo menyediakan 1.000 paket bahan pokok dengan nilai subsidi mencapai Rp74.500 per paket. Melalui subsidi besar-besaran ini, masyarakat cukup menebus paket sembako seharga Rp60.000, sangat jauh di bawah harga pasar yang mencapai Rp134.500 per paket.

Setiap warga yang memegang kupon berhak mendapatkan paket komoditas dengan rincian harga sebagai berikut:

• Beras 5 kg: Rp25.000

• Bawang Merah 0,5 kg: Rp10.000

• Cabai Rawit Merah 0,25 kg: Rp12.500

• Minyak Goreng 1 Liter: Rp12.500

Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, menjelaskan bahwa besarnya subsidi ini adalah komitmen pemerintah untuk memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah fluktuasi harga pangan.

"Subsidi ini adalah bentuk keberpihakan nyata agar harga tetap terkendali dan daya beli masyarakat, khususnya warga prasejahtera, tidak terbebani lonjakan harga selama Ramadhan," tegas Sugondo.

Menurut Sugondo, Program Paras ST didesain sebagai instrumen pengendalian inflasi daerah yang tepat sasaran. Program ini direncanakan akan dilaksanakan secara bergiliran di seluruh kecamatan di Kabupaten Gorontalo.

"Kami berupaya agar seluruh kabupaten merasakan pasar murah ini. Dengan konsep subsidi seperti ini, masyarakat terlayani kebutuhannya selama bulan suci Ramadan," tambahnya.

Baca juga: Dinas PUPR Kabupaten Gorontalo Prioritaskan Infrastruktur Pendukung UMKM hingga Penanganan Banjir

PASAR MURAH -- Potret warga membeli bahan pokok di pasar murah, Rabu (25/2/2026). Pemkab Gorontalo menggelar pasar murah di Desa Hulawa, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo.
PASAR MURAH -- Potret warga membeli bahan pokok di pasar murah, Rabu (25/2/2026). Pemkab Gorontalo menggelar pasar murah di Desa Hulawa, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo. (TribunGorontalo.com)

Antusiasme dan Harapan Masyarakat

Lokasi kegiatan di Desa Hulawa dipilih secara strategis untuk menjangkau masyarakat dari sembilan desa di Kecamatan Telaga. Namun, tingginya antusiasme warga membuat 1.000 kupon yang disediakan ludes terjual pada pukul 11.00 Wita, menyebabkan sebagian warga tidak kebagian.

Kepala Desa Hulawa, Herlina Lihawa, mengapresiasi koordinasi antara pemerintah desa dan daerah yang berhasil menghadirkan program ini bagi warganya.

“Antusias masyarakat sangat tinggi karena merasa terbantu dengan harga yang terjangkau. Ke depan kami berharap kupon tidak dibatasi agar tidak ada lagi warga yang pulang dengan kecewa,” pungkas Herlina. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved