Ramadan 2026
Ahli Gizi IPB Ungkap Buah Ideal untuk Buka Puasa, Hindari yang Picu Lonjakan Gula Darah
Jangan asal pilih buah saat berbuka puasa. Salah konsumsi bisa picu lonjakan gula darah hingga gangguan lambung. Ini rekomendasi ahlinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2932023_buah-buahan.jpg)
Tak hanya kurma, buah dengan kandungan air tinggi juga sangat dianjurkan.
Semangka, melon, dan pepaya menjadi pilihan yang baik karena membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang selama berpuasa.
Kandungan vitamin dan mineral di dalamnya turut berperan menjaga fungsi metabolisme dan kebugaran tubuh.
“Pepaya, misalnya, mengandung beta-karoten sebagai provitamin A yang bermanfaat bagi tubuh,” kata dia.
Selain membantu hidrasi, buah-buahan tersebut juga mendukung sistem pencernaan agar kembali bekerja secara optimal setelah seharian beristirahat.
Baca juga: Usai Sahur dan Setelah Subuh di Ramadan, Jangan Terlelap: Lakukan 4 Ibadah Penuh Pahala
Buah yang Sebaiknya Dibatasi
Di sisi lain, Prof Katrin mengingatkan agar masyarakat tidak sembarangan memilih buah saat berbuka, terutama ketika kondisi lambung masih kosong.
Buah dengan tingkat keasaman tinggi seperti jeruk nipis sebaiknya dihindari karena dapat memicu iritasi lambung dan rasa tidak nyaman.
Durian juga perlu dikonsumsi secara terbatas mengingat kandungan gulanya cukup tinggi.
Sementara itu, nangka berpotensi menimbulkan kembung karena seratnya relatif sulit dicerna, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah banyak saat perut kosong.
Salak tetap bisa menjadi pilihan, namun ia menyarankan agar lapisan putih pada kulit arinya tidak dibuang karena bagian tersebut membantu proses pencernaan.
Untuk memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi selama Ramadhan, Prof Katrin menganjurkan konsumsi buah sebanyak dua hingga tiga porsi per hari atau setara 100–150 gram.
Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan glukosa, fruktosa, serat, vitamin, serta mineral tanpa berlebihan.
“Walau waktu makan lebih singkat, asupan gizi tetap harus diperhatikan agar tubuh tetap sehat dan bugar selama menjalankan ibadah puasa,” pungkasnya. (*)