Sabtu, 4 April 2026

Universitas Negeri Gorontalo

UNG Jadi Tuan Rumah Penguatan Kapasitas HAM, Eduart Wolok: Momentum Seperti Ini Jangan Disia-siakan

Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menjadi pusat pelaksanaan kegiatan penguatan kapasitas Hak Asasi Manusia (HAM) yang dihadiri Menteri HAM RI

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto UNG Jadi Tuan Rumah Penguatan Kapasitas HAM, Eduart Wolok: Momentum Seperti Ini Jangan Disia-siakan
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
KUNJUNGAN MENTERI -- Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Eduart Wolok saat berpidato di depan Menteri HAM RI, Natalius Pigai, Rabu (1/4/2026). Rektor menganggap kedatangan Menteri HAM merupakan momentum baik bagi mahasiswa. 

Menariknya, mahasiswa asal Timor Leste tersebut menggunakan bahasa Indonesia dalam proses belajar. 

Hal ini, menurutnya, menjadi bagian dari kontribusi UNG dalam memperluas penggunaan bahasa Indonesia di kawasan regional.

“Alhamdulillah, sekarang bahasa Indonesia sudah diajarkan sampai tingkat SMA di Timor Leste,” ungkapnya.

Tak hanya itu, UNG juga mencatat memiliki 1.054 dosen, dengan 72 di antaranya merupakan guru besar.

Di sisi lain, kampus ini juga memberikan perhatian besar terhadap akses pendidikan melalui program beasiswa.

“Jumlah mahasiswa penerima beasiswa kami sekitar 7.900 orang, termasuk mahasiswa dari Papua yang juga kami fasilitasi untuk menempuh pendidikan di sini,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Eduart turut menyinggung pentingnya afirmasi pendidikan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). 

Ia menyebut UNG telah mengambil peran dalam mendukung kebutuhan tenaga medis di daerah, salah satunya melalui pembinaan mahasiswa kedokteran dari wilayah tertentu.

“Kami juga membina mahasiswa, termasuk dari daerah yang membutuhkan tenaga dokter, agar setelah lulus bisa kembali dan mengabdi di daerahnya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Eduart menekankan bahwa desain kegiatan yang melibatkan ribuan peserta ini memang dirancang agar interaktif. 

Mahasiswa dan siswa diberi ruang untuk berdialog langsung dengan Menteri HAM, sehingga tidak hanya bergantung pada informasi dari media sosial.

“Dengan interaksi langsung seperti ini, kita bisa berdiskusi, bertanya, dan mendapatkan pemahaman yang lebih utuh,” jelasnya.

Kegiatan ini direncanakan melibatkan sekitar 5.000 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, pelajar, hingga unsur masyarakat lainnya. Antusiasme peserta terlihat dari membludaknya kehadiran hingga memenuhi area kegiatan.

Di akhir sambutannya, Eduart menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Ia berharap kegiatan penguatan kapasitas HAM ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya penghormatan terhadap hak asasi manusia.

“Selamat mengikuti kegiatan ini. Semoga berjalan lancar dan membawa keberkahan serta kebaikan bagi kita semua,” tutupnya.(***)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved