Dapur MBG Ditutup
Fakta Penutupan Dapur MBG di Tuladenggi Gorontalo, Diduga Gara-gara Bayi Keracunan Kue
Seorang balita dilaporkan meninggal dunia setelah diduga mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan melalui dapur
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/SPPG-di-Desa-Tuladenggi-Kecamatan-Telaga-Biru-fffff6666.jpg)
Meski demikian, penutupan ini bersifat sementara. BGN akan melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk pembinaan ulang bagi pekerja dan pengelola dapur, serta perbaikan sistem pengelolaan makanan.
SPPG Tuladenggi diketahui melayani sekitar 3.000 lebih penerima manfaat, mulai dari pelajar, balita hingga ibu hamil.
Selain Tuladenggi, satu dapur SPPG lain di Kelurahan Limba U, Kota Gorontalo juga turut dihentikan operasionalnya.
Informasi ini disampaikan Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, yang juga aktif memantau pelaksanaan program MBG di daerah.
Penutupan dilakukan setelah inspeksi menemukan sejumlah pelanggaran, mulai dari kebersihan dapur, kualitas makanan, hingga kandungan gizi yang tidak sesuai standar program.
Pemerintah daerah bersama BGN menegaskan akan memperketat pengawasan ke depan, agar program MBG benar-benar aman, tepat sasaran, dan memberi manfaat optimal bagi masyarakat. (*)
DISCLAIMER: Naskah berita ini sudah diedit, ada kesalahan informasi dari yang awalnya disebut bayi meninggal. Informasi terverifikasi, bayi hanya mengalami gejala keracunan