Siswi Gorontalo Dikeroyok
Wagub Idah Pastikan Terduga Pelaku Pengeroyokan Siswi SMA di Gorontalo dapat Sanksi Sesuai Usia
Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah, memberikan tanggapan terbaru terkait kasus dugaan pengeroyokan yang melibatkan siswa di bawah umur
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/DUGAAN-PERUNDUNGAN-Wakil-Gubernur-Gorontalo-Idah-Syahidah-memberikan-tanggapan.jpg)
Sanksi tersebut diberikan sambil menunggu proses hukum yang kini tengah berjalan di kepolisian.
Kepala sekolah, SK, menegaskan bahwa peristiwa tersebut sebenarnya terjadi di luar pembelajaran sekolah.
Namun karena seluruh pihak yang terlibat merupakan siswanya, pihak sekolah tetap mengambil langkah dan tanggung jawab sesuai kewenangannya.
“Peristiwa ini terjadi di luar sekolah dan di luar jam belajar. Namun karena yang terlibat adalah siswa maka kami tetap mengambil bagian,” katanya saat diwawancarai, Senin (26/1/2026).
SK menjelaskan, kejadian tersebut terjadi pada Senin malam.
Begitu pihak sekolah mendapatkan laporan adanya peristiwa itu, keesokan harinya pihak sekolah langsung mengundang orang tua dari para siswa yang terlibat.
“Pada Selasa pagi, kami langsung mengundang empat orang tua, yakni tiga orang tua siswa yang memukul dan satu orang tua siswa yang menjadi korban,” jelasnya.
Dalam pertemuan tersebut, pihak sekolah juga menghadirkan para saksi, termasuk orang tua saksi.
Namun korban tidak dapat hadir karena dalam kondisi sakit.
“Korban saat itu masih sakit sehingga tidak sempat hadir. Namun orang tuanya hadir,” ujar SK.
Dari hasil pertemuan tersebut, pihak sekolah memfasilitasi pertemuan antara keluarga korban dan keluarga para pelaku.
Permohonan Maaf Ortu Terduga Pelaku
Dalam forum itu, ketiga orang tua siswa pelaku menyampaikan permohonan maaf secara langsung.
“Pada pertemuan itu disepakati bahwa masalah di sekolah dianggap selesai. Para orang tua pelaku sudah meminta maaf, dan pihak korban juga menyatakan telah memaafkan,” katanya.
Meski demikian, pihak korban menyampaikan bahwa proses hukum tetap akan dilanjutkan.
“Korban menyampaikan bahwa secara kekeluargaan sudah memaafkan, tetapi proses hukum tetap berjalan,” jelasnya.
| Buntut Kasus Kekerasan, Dinas Pendidikan Gorontalo Screening Psikologis Siswa SMA |
|
|---|
| 3 Siswa SMA Gorontalo Diskorsing Sekolah Buntut Pengeroyokan hingga Bikin Korban Trauma |
|
|---|
| 5 Fakta Kasus Siswi SMA Gorontalo Dikeroyok: Ponsel Dirampas hingga Dipukul Bergantian |
|
|---|
| Anak Guru Diduga Terlibat Pengeroyokan Siswi SMA di Gorontalo, Privilese Disorot |
|
|---|
| Kronologi Siswi SMA Gorontalo Dikeroyok Teman Sekolahnya, Ortu Sebut Pelaku Anak Guru |
|
|---|