Jumat, 6 Maret 2026

Siswi Gorontalo Dikeroyok

Anak Guru Diduga Terlibat Pengeroyokan Siswi SMA di Gorontalo, Privilese Disorot

Kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang siswi SMA di Kota Gorontalo memantik perhatian luas publik.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Anak Guru Diduga Terlibat Pengeroyokan Siswi SMA di Gorontalo, Privilese Disorot
TribunGorontalo.com
PRIVILESE -- Diduga mendapat privilese, anak guru yang disebut-sebut jadi terduga pengeroyokan terhadap sesama siswi tak kena hukuman? kasus di Gorontalo ini sedang hangat. 

Meski demikian, ketiga pelaku tetap memaksa korban untuk ikut pergi. Tekanan dan intimidasi membuat korban tidak memiliki pilihan selain mengikuti kehendak mereka.

Korban kemudian dibawa ke sebuah lapangan di kawasan Jalan eks Agussalim, lokasi yang sepi dan minim penerangan.

Baca juga: Cek Daftar Wilayah Gorontalo yang Berpeluang Hujan Siang Ini 26 Januari 2026

Setibanya di tempat tersebut, ponsel korban langsung dirampas agar ia tidak dapat menghubungi siapa pun.

Kekerasan Terjadi Secara Bersama-sama

Menurut keterangan keluarga, konflik dipicu oleh persoalan asmara. Adu mulut sempat terjadi sebelum berujung pada pengeroyokan.

Korban ditarik rambutnya hingga terjatuh. Pukulan dan tendangan kemudian dilancarkan secara bergantian.

Dalam kondisi tersungkur, korban masih menerima tendangan ke bagian perut dan dibanting ke tanah.

Kepala korban sempat terbentur keras hingga mengalami pusing hebat.

Saat mencoba bangkit, salah satu pelaku menyorotkan senter ke wajah korban sebelum kembali memukulnya.

“Waktu dia mau bangun, wajahnya disenter lalu dipukul lagi,” ujar R saat menceritakan kondisi anaknya.

Setelah itu, korban ditinggalkan dalam keadaan syok dan ketakutan. Ia memilih berlindung sementara di rumah temannya sebelum akhirnya pulang ke rumah.

Fakta Anak Guru Mencuat

Hasil visum menunjukkan adanya luka lebam di beberapa bagian tubuh korban serta gangguan psikologis berat.

Pihak sekolah sempat memfasilitasi pertemuan antar orang tua siswa untuk mencari jalan keluar.

Namun, ibu korban mengaku kecewa dengan proses tersebut. Ia menilai tidak ada itikad baik dari pihak pelaku, termasuk permintaan maaf yang tulus.

Dalam pertemuan itu pula terungkap bahwa salah satu orang tua pelaku merupakan seorang guru.

Alih-alih menunjukkan sikap reflektif, orang tua tersebut justru dinilai membela anaknya secara berlebihan.

Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini 26 Januari 2026, Stagnan di Rp 2,88 Juta per Gram

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Jumat, 06 Maret 2026 (16 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:03
‘Ashr 15:12
Maghrib 18:05
‘Isya’ 19:14

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved