Warga Gorontalo Hanyut

Update Pencarian Ibu dan Anak yang Hanyut di Sungai Paguyaman Gorontalo

Upaya pencarian terhadap ibu dan anak yang dilaporkan hanyut di Sungai Motoduto, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo,

|
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Update Pencarian Ibu dan Anak yang Hanyut di Sungai Paguyaman Gorontalo
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
KORBAN HANYUT -- Update hari ke-5 pencarian korban hanyut ibu dan anak di Sungai Paguyaman, Desa Motoduto, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Rabu (7/1/226). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Upaya pencarian terhadap ibu dan anak yang dilaporkan hanyut di Sungai Motoduto, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo, kembali dilanjutkan hari ini, Rabu (7/1/2026).

Pencairan ini tercatat sudah memasuki hari ke-5 sejak kedua korban dinyatakan hanyut pada 3 Januari 2026 lalu. 

Namun update hari ini tim SAR gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan kedua korban.

Kasi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo, Halidin La Bidin, menyampaikan bahwa hasil pencarian hari ini masih nihil meski penyisiran telah dilakukan sejak pagi.

Baca juga: 7 Berita Populer: Korban Banjir di Limboto Barat hingga Dugaan Kekerasan Balita

“Belum masih nihil,” ujar Halidin saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, proses pencarian sesuai dengan ketentuan operasional dilakukan hingga pukul 17.00 Wita. 

Dalam pelaksanaannya, tim SAR melakukan perluasan wilayah pencarian menyesuaikan dengan kondisi arus di lapangan.

Area pencarian tidak hanya difokuskan di alur sungai, namun juga diperluas hingga ke wilayah perairan laut.

“Area (pencarian) diperluas dari muara ke arah laut bagian timur,” jelasnya.

Bahkan, kata Halidin, penyisiran dilakukan lebih jauh ke tengah laut. 

Hal ini dilakukan karena derasnya arus yang berpotensi membawa korban keluar dari jalur sungai.

“Kami sisir lebih keluar lagi karena situasi dan kondisi arus di lapangan, jadi keluar ke tengah,” tambahnya.

Dalam operasi hari ini, Basarnas Gorontalo masih mengerahkan unsur dan kekuatan yang sama seperti hari sebelumnya. 

Pencarian dilakukan dengan membagi tim menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) serta mendapat dukungan penuh dari unsur TNI dan Polri.

Khusus Basarnas, terdapat tiga SRU yang diterjunkan dengan tugas masing-masing. 

SRU 1 melakukan pencarian menggunakan perahu karet di Sungai Paguyaman sejauh 17 kilometer dari lokasi kejadian perkara (LKP) hingga muara sungai. 

SRU 2 menyisir bantaran Sungai Paguyaman sejauh 7 kilometer. 

Sementara SRU 3 melaksanakan pencarian menggunakan Rubber Boat (RBB) dengan luas area pencarian mencapai 10 nautical mile (NM).

Selain Basarnas, operasi ini melibatkan berbagai unsur SAR gabungan, antara lain Tim Rescue Pos SAR Marisa, KPP Gorontalo, Polsek dan Koramil Boliyohuto, Polda Gorontalo, Polair, Brimob, PPAI Gorontalo, hingga pihak keluarga korban.

Total personil yang terlibat dalam proses pencarian lanjuta ini mencapai hampir 50 orang. 

Meski hingga kini korban belum ditemukan, Halidin menegaskan tim SAR akan terus berupaya maksimal dalam pencarian, dengan mempertimbangkan harapan besar dari keluarga korban.

“Kami tetap melakukan pencarian apapun kondisi dan keadaan di lapangan, karena keluarga berharap korban bisa ditemukan,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, dua korban dilaporkan hanyut pada Sabtu (3/1/2026) sekitar pukul 15.00 Wita di aliran Sungai Motoduto. 

Hingga hari ini, operasi pencarian telah memasuki hari kelima dan masih akan dilanjutkan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Senin, 02 Maret 2026 (12 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:32
Subuh 04:42
Zhuhr 12:03
‘Ashr 15:15
Maghrib 18:06
‘Isya’ 19:15

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved