Minggu, 29 Maret 2026

Warga Gorontalo Hanyut

Hari ke-4 Pencarian Korban Hanyut di Sungai Paguyaman, Basarnas Gorontalo Ungkap Kondisi Lokasi

Upaya pencarian terhadap dua korban hanyut di Sungai Motoduto, Desa Motoduto, Kecamatan Boliyohuto

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Hari ke-4 Pencarian Korban Hanyut di Sungai Paguyaman, Basarnas Gorontalo Ungkap Kondisi Lokasi
Istimewa
PENCARIAN KORBAN -- Potret Tim SAR melanjutkan pencarian korban hanyut di Sungai Paguyaman, Kabupaten Gorontalo. Memasuki empat hari, Tim SAR masih mencari ibu dan anak korban tenggelam. (Sumber Foto: Basarnas Gorontalo) 

Ringkasan Berita:
  • Tim SAR gabungan menurunkan 3 SRU dengan 14 personel serta 1 unit Rubber Boat
  • Hingga kini korban belum ditemukan, pencarian terhambat oleh arus deras dan air keruh
  • Dua warga, Sumitra Isini dan anaknya Akbar Diangi terseret arus saat menyeberang sungai bersama Yasin Isini

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Upaya pencarian terhadap dua korban hanyut di Sungai Motoduto, Desa Motoduto, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo, kembali dilanjutkan pada hari keempat, Selasa (6/1/2026).

Sungai Motoduto merupakan sungai mati yang mengarah ke sungai Paguyaman. Sekarang sungai Motoduto sudah surut sehingga proses pencarian korban difokuskan ke sungai Paguyaman.

Hingga kini, tim SAR gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Kepala Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo, Halidin La Bidin, menjelaskan bahwa pencarian terus dimaksimalkan.

“Saat ini korban belum ditemukan, proses pencarian masih terus kami lakukan,” ujar Halidin kepada TribunGorontalo.com, Selasa (6/1/2026).

Pada hari keempat ini, Basarnas Gorontalo menurunkan tiga Search and Rescue Unit (SRU) dengan total 14 personel. Selain itu, satu unit Rubber Boat (RBB) dikerahkan sebagai sarana utama penyisiran di alur sungai.

“Hari ini tim ada tiga SRU, ditambah satu SRU menggunakan RBB milik Basarnas,” jelasnya.

RBB tersebut diberangkatkan dari kawasan Muara Sungai Bone–Bolango. Jarak lokasi pencarian sekitar 50 kilometer jika diukur secara kasar melalui Google Maps. Dengan dukungan RBB, tim diharapkan dapat memperluas area pencarian.

Halidin mengungkap lokasi yang menjadi titik pencarian memberi tantangan sejak hari pertama operasi.

“Belum ada petunjuk baru sampai saat ini. Kendala masih sama, air sungai deras dan keruh,” ungkapnya.
Sebelumnya, dua warga dilaporkan hanyut pada Sabtu (3/1/2026) sekitar pukul 15.00 Wita saat berada di sekitar aliran Sungai Motoduto.

Sejak laporan diterima, Basarnas Gorontalo bersama TNI, Polri, BPBD, serta masyarakat setempat langsung melakukan pencarian intensif. Penyisiran dilakukan melalui jalur sungai menggunakan perahu karet dan jalur darat di sepanjang bantaran sungai.

Area pencarian juga diperluas hingga beberapa kilometer ke arah hilir, menyesuaikan dengan kecepatan arus.

Meski belum membuahkan hasil, tim SAR gabungan menegaskan operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga hari ke-7 sesuai SOP. 

Komunikasi Terakhir

Komunikasi terakhir melalui video call menjadi kenangan mendalam bagi keluarga Sumitra Isini (26).

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved