Selasa, 31 Maret 2026

Warga Gorontalo Hanyut

Hari ke-4 Pencarian Korban Hanyut di Sungai Paguyaman, Basarnas Gorontalo Ungkap Kondisi Lokasi

Upaya pencarian terhadap dua korban hanyut di Sungai Motoduto, Desa Motoduto, Kecamatan Boliyohuto

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Hari ke-4 Pencarian Korban Hanyut di Sungai Paguyaman, Basarnas Gorontalo Ungkap Kondisi Lokasi
Istimewa
PENCARIAN KORBAN -- Potret Tim SAR melanjutkan pencarian korban hanyut di Sungai Paguyaman, Kabupaten Gorontalo. Memasuki empat hari, Tim SAR masih mencari ibu dan anak korban tenggelam. (Sumber Foto: Basarnas Gorontalo) 

Sumitra hingga kini masih dinyatakan hilang bersama anak semata wayangnya, Akbar Diangi (9), setelah terseret arus Sungai Motoduto, Desa Motoduto, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (3/1/2026) sore.

Tante korban, Asna Diangi (43), mengungkapkan bahwa sebelum peristiwa nahas itu terjadi, Sumitra sempat melakukan video call dengan keluarga di kampung halaman.

Dalam percakapan tersebut, Sumitra memperlihatkan kondisi sang nenek di Desa Ambara, Kecamatan Dungaliyo, sekaligus menyampaikan rencana untuk kembali pulang setelah panen jagung.

“Masih sempat VC untuk menunjukkan kondisi Oma (nenek) di sini. Dia bilang Insyaallah setelah panen jagung akan ke Ambara lagi,” tutur Asna.

Asna mengenang Sumitra sebagai sosok pendiam, rajin, dan rendah hati. Menurutnya, korban hanya akan bercerita jika lebih dulu diajak berbincang.

Dua minggu sebelum kejadian, Sumitra sempat pulang bersama suaminya ke Desa Ambara untuk menjenguk neneknya.

“Orangnya baik dan pendiam. Kalau tidak diajak bicara, dia tidak akan banyak cerita,” kenang Asna.

Kabar hanyutnya Sumitra dan anaknya membuat keluarga sangat terpukul. Asna sendiri tidak bisa langsung menuju lokasi karena harus menjaga anak kecil dan merawat orang tua di rumah.

Meski begitu, beberapa anggota keluarga lain telah turun langsung membantu proses pencarian.

“Semoga pencarian korban dan anaknya segera mendapat titik terang,” harap Asna.

Baca juga: Breaking News: Bocah SMP Tewas usai Terseret Arus Sungai Paguyaman Gorontalo

Kronologi

PENCARIAN -- Tim SAR melakukan penyisiran Sungai Paguyaman demi mencari ibu dan anak yang hanyut.
PENCARIAN -- Tim SAR melakukan penyisiran Sungai Paguyaman demi mencari ibu dan anak yang hanyut. (TribunGorontalo.com)

Menurut Kasi Humas Polres Gorontalo, AKP Wawan Suryawan, kejadian bermula pada Sabtu (3/1/2026) sekitar pukul 15.00 Wita.

Polsek Boliyohuto menerima laporan dari masyarakat terkait adanya orang terbawa arus sungai di Desa Motoduto.

Dalam peristiwa ini, terdapat tiga korban. Satu orang berhasil selamat, sementara dua lainnya masih dalam pencarian.

Korban selamat adalah Yasin Isini (50), seorang petani asal Desa Ambara, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo.

Sedangkan dua korban yang hingga kini belum ditemukan masing-masing adalah Sumitra Isini (26) dan anaknya, Akbar Diangi (9), yang juga berasal dari Desa Ambara.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved