Senin, 16 Maret 2026

Ayah Aniaya Anak di Gorontalo

Ibu Buka Suara, Terungkap Alasan Balita di Gorontalo Dianiaya Ayah Kandung

Kasus kekerasan terhadap anak kembali terjadi di Gorontalo.  Seorang anak balita menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh ayah kandung

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Ibu Buka Suara, Terungkap Alasan Balita di Gorontalo Dianiaya Ayah Kandung
TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga
KEKERASAN ANAK DAN PEREMPUAN--Kekerasan anak di Gorontalo, Selasa (6/1/2025). Sumber foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga. 

“Waktu masih video call, dia bilang kita mati bersama saja. Katanya kalau saya tidak mau kembali, kami mati sama-sama,” bebernya.

Ancaman itu, kata PM, semakin menguatkan keputusannya untuk tidak kembali ke rumah.

Ia mengaku selama ini kerap mengalami kekerasan dalam rumah tangga.

“Saya sering dipukul. Setiap berkelahi saya dipukul, bahkan bersama anak pertama. Anak kedua jarang, tapi tetap pernah,” jelasnya.

PM menyebut status dirinya dan suami masih sah sebagai pasangan suami istri. Namun, keduanya sudah pisah ranjang.

Selain kekerasan fisik, alasan lain PM enggan kembali karena sang suami kerap berselingkuh dan memiliki kebiasaan mabuk-mabukan.

“Bukan cuma dipukul. Dia juga sering selingkuh dan mabuk. Itu sudah lama saya alami,” tegasnya.

Baca juga: Tolak Tambang Emas Ilegal, Nenek 68 Tahun Dipukuli hingga Pingsan

PM mengaku kekerasan paling parah dialaminya sejak awal tahun 2025.

Namun, selama ini ia memilih diam dan tidak melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

“Sudah lama saya sering dipukul, tapi yang paling parah itu awal tahun 2025. Saya tidak lapor karena masih memikirkan nasib anak-anak,” katanya.

Lebih lanjut dia bahkan mengungkapkan pernah mengalami kekerasan berat saat hamil anak ketiga.

“Waktu hamil anak ketiga, saya dipukul sampai mata merah, wajah rusak, badan penuh luka,” bebernya.

Anak ketiganya tersebut diketahui meninggal dunia, sehingga kini hanya tersisa dua anak.

Saat kejadian penganiayaan terhadap anak pertama, PM mengatakan kondisi anak sudah sangat lemah.

“Anak saya sudah tidak bertenaga karena habis dipukul. Yang kedua masih baik-baik saja,” ujarnya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Senin, 16 Maret 2026 (26 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:29
Subuh 04:39
Zhuhr 12:00
‘Ashr 15:03
Maghrib 18:03
‘Isya’ 19:11

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved