Kematian Mahasiswa Gorontalo
Nama-nama 9 Mahasiswa Gorontalo Diskors Buntut Kasus Kematian Jeksen Mapala
Universitas Negeri Gorontalo (UNG) resmi menjatuhkan sanksi skorsing kepada sembilan mahasiswa.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
Selain sanksi internal, pihak kampus juga diminta berkoordinasi dengan kepolisian untuk tindak lanjut hukum.
Polisi Ekshumasi Makam Jeksen
Sementara itu, proses hukum di luar kampus masih berjalan. Kepolisian bahkan telah melakukan ekshumasi atau penggalian makam Jeksen di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, demi mencari bukti baru.
Penggalian makam atau ekshumasi dilakukan pada Rabu pagi, (15/10/2025) hingga jelang salat zuhur.
Muhammad Jeksen dimakamkan di pekuburan keluarga di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Menurut kuasa hukum keluarga, Ali Rajab, ekshumasi berjalan lancar tanpa kendala apapun.
Menurut dia, bahwa keluarga mendukung ekshumasi demi terungkapnya pihak-pihak yang harus bertanggung jawab atas meninggalnya Muhammad Jeksen.
Ia pun mewakili keluarga berharap, agar ekshumasi ini dapat memberikan bukti baru untuk penyelidikan kepolisian.
Alli lebih lanjut membeberkan bahwa ekshumasi yang berlangsung beberapa jam itu dilakukan oleh Polres Bone Bolango, Provinsi Gorontalo dibantu oleh Polres Muna serta tim Inafis dari RS Bhayangkara Sultra.
"Jadi tadi memang berjalan lancar tanpa halangan. Kepolisian bilang bahwa hasilnya akan keluar dalam beberapa hari," kata Alli.
Kronologi kasus
Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Muhammad Jeksen alias MJ, meninggal dunia setelah dilarikan ke RSUD Aloei Saboe Gorontalo pada Senin (22/9/2025).
MJ merupakan mahasiswa semester tiga Jurusan Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNG.
Ia meninggal dunia setelah mengikuti program pendidikan dasar (diksar) Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala).
Menurut Ali Rajab, kerabat dekat korban, MJ sudah mengeluhkan sakit saat mengikuti diksar tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kolase-foto-Muhammad-Jeksen-dan-Rektor-UNG-Eduart-Wolok.jpg)