PEMPROV GORONTALO
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail Siapkan Ekosistem Bahan Baku Lokal Untuk Program MBG
Gusnar Ismail dalam rapat tersebut meminta Satuan Tugas (Satgas) MBG di Gorontalo segera membangun ekosistem penyediaan bahan baku lokal.
Penulis: Aldi Ponge | Editor: Prailla Libriana Karauwan
Untuk mendukung hal tersebut, politisi Partai Demokrat ini telah menyiapkan anggaran yang berasal dari APBD agar saat permintaan meningkat, tidak akan menimbulkan inflasi.
"Kita sudah siapkan anggaran untuk itu," ungkapnya.
Dia berharap dengan adanya penguatan ekosistem bahan baku lokal pada program MBG ini memberi dampak signifikan pada perputaran ekonomi di masyarakat.
Baca juga: Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Pimpin Rapat Persiapan Penas 2026, Ribuan Petani Nelayan Akan Hadir
Selain itu, SPPG juga diimbau untuk memprioritaskan pembelian bahan baku dari petani lokal.
"Oleh karena itu kita ajak mereka mempersiapkan bahan baku. Kita bangun dulu ekosistemnya. Saya minta inventarisasi dulu, mana-mana yang bisa bekerja sama di situ, kita datangi, kita arahkan. Mengarahkan petani gampang sih. Ini kan tidak pakai teknologi yang sulit-sulit. Penting ada lahan sedikit, kita punya traktor banyak. Kalau lahan besar kita (pakai) traktor aja, gratis. Kita siapkan lahan siap tanam. Masyarakat tinggal tanam," jelasnya.
Dalam rapat itu juga Gusnar mengungkapkan kualitas beras di Gorontalo saat ini sudah memenuhi standar beras pemium dan medium.
Sementara itu, cabai menjadi komoditas paling rawan.
"Coba-coba kalau tidak ada di lapangan, inflasi akan naik gila-gilaan. Nanti didaftar monitoring saya untuk inflasi duluan merah itu (cabai). Semua kita kendalikan. Oleh karena itu masyarakat kita siapkan untuk menanam," ungkapnya
Selain itu, Gusnar mengakui ketersediaan susu di Gorontalo juga masih menjadi kendala.
Sehingga dia berencana akan mendatangkan sapi perah ke Gorontalo guna mendukung pasokan susu lokal.
"Kita belum adaftif dengan susu sapi. Kita punya program pengembangan sapi, tapi penggemukan bukan sapi perah. Saya diskusi dulu dengan teman-teman karena barang baru. Walaupun sudah dikenal banyak tapi di Gorontalo barang baru. Itu gampang saja, yang penting masyarakat bisa adaftif, kita datangkan sapi-sapi perah," tegasnya.
Lulusan Fakultas Pertanian Unsrat ini juga menambahkan saat ini sudah sekitar 8 ribuan siswa yang telah menikmati program MBG di Gorontalo.
"Kenapa belum bertambah jumlah siswanya karena pembangunan SPPG yang sudah ada calon investornya tidak berjalan. Itu harus kita lancarkan lagi. Makanya tadi saya bilang. Satgas bikin surat kalau tidak ganti agar cepat terbangun SPPG-nya," jelasnya
Dia kembali menegaskan saat ini, SPPG saat ini sudah menggunakan bahan baku lokal.
"Itu baru 22 SPPG, coba bayangkan ratusan SPPG. Mau ambil bahan baku dari mana. Pasti akan terjadi permintaan yang meningkat, bahan baku tidak ada di daerah, datangkan dari luar, itu berarti ada ketambahan margin, mahal, terjadi lagi inflasi, itu yang kita antispasi," jelasnya
(*/ald)
| Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Nyalakan Lampu Tumbilotohe, 3 Cucunya Terpesona |
|
|---|
| Tak Dapat THR? Disnaker Gorontalo Buka Posko Pengaduan hingga Pasca Lebaran |
|
|---|
| Breaking News: Gubernur Gusnar Ismail Lantik 67 Pejabat Pemprov Gorontalo |
|
|---|
| Gusnar Ismail dan Rachmat Gobel Bahas Pembangunan Gorontalo, BBM hingga Pengembangan Ternak Sapi |
|
|---|
| Gubernur dan Kapolda Gorontalo Tinjau Gerakan Pangan Murah, Warga Senang Harga Sedikit Lebih Murah |
|
|---|