Peran Saka Nasional Gorontalo
Nama Tiga Pelajar Gorontalo Jadi Petugas Upacara Pembukaan Peran Saka Nasional 2025 di Bongohulawa
Tiga pelajar asal Gorontalo mendapat kehormatan besar menjadi petugas upacara pada pembukaan Perkemahan Antar Satuan Karya (Peran Saka) Nasional 2025
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PERAN-SAKA-NASIONAL-Potret-tiga-pelajar-jadi-bertugas-di-pembukaan-acara-Peran-Saka.jpg)
Menurutnya, meski terlihat sederhana, menjadi petugas upacara nasional membutuhkan ketenangan dan rasa tanggung jawab tinggi.
“Kalau gugup sedikit saja bisa salah ucap. Jadi kami benar-benar disiapkan,” tutur Try.
Ketiganya mengaku bangga bisa membawa nama sekolah masing-masing di acara sebesar ini.
Mereka merasa pengalaman ini menjadi pelajaran berharga sekaligus motivasi untuk terus aktif di dunia kepramukaan.
“Ini kebanggaan untuk diri kami dan sekolah. Semoga ke depan makin banyak pramuka Gorontalo yang bisa tampil di tingkat nasional.” kata Ni Putu Ayu dan Rahmat menambahkan.
Ketiganya pun berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan agar pramuka muda bisa berani tampil dan berprestasi.
“Kalau sering ikut, jadi makin percaya diri,” ucapnya.
Dihadiri Ribuan Peserta dan Pejabat Nasional
Upacara pembukaan Peran Saka Nasional 2025 berlangsung meriah.
Berdasarkan data panitia, kegiatan ini diikuti 3.224 peserta yang terdiri dari 1.724 peserta dari 34 provinsi di Indonesia serta 1.500 peserta penegak dan pandega dari Gorontalo.
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi yang turut hadir mengatakan, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menumbuhkan semangat kepramukaan di daerah.
“Peran Saka Nasional ini momentum untuk pembinaan kaum muda yang berkarakter dan peduli lingkungan,” ujarnya.
Selain upacara, kegiatan juga akan diisi dengan pencanangan penanaman pohon di lahan 43 hektar kawasan Buper Bongohulawa, serta penanaman bibit kelapa di 8.000 hektar di wilayah Kabupaten Gorontalo.
Ketua Kwarnas Budi Waseso dalam sambutannya juga menegaskan pentingnya kegiatan kepramukaan sebagai wadah membangun karakter generasi muda yang tangguh, berdaya saing, dan cinta tanah air. (*)