Polemik Dosen Gorontalo
Tak Hanya Dipecat, Sitti Magfirah Makmur Wajib Kembalikan Dana Universitas Muhammadiyah Gorontalo
Rektor Universitas Muhammadiyah Gorontalo secara terbuka mengungkap alasan pemecatan tidak hormat terhadap Sitti Magfirah Makmur.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sitti-Magfirah-dipecat-Universitas-Muhammadiyah-Gorontalo.jpg)
Ia menilai langkah tersebut keliru secara prosedural dan membingungkan.
“Sebagai dosen hukum, saya menilai ini janggal. Pemeriksaan saksi seharusnya dilakukan sebelum menjatuhkan keputusan,” tegasnya.
Sitti juga membantah tuduhan bahwa dirinya mengajak mahasiswa untuk tampil di podcast dan mencari keuntungan pribadi dari konten tersebut.
“Saya tidak pernah mengajak mahasiswa. Mereka datang sendiri ke rumah,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa akun YouTube miliknya tidak diaktifkan untuk monetisasi, sehingga tidak ada keuntungan finansial dari kegiatan tersebut.
“Saya akan menuntut fitnah dalam SK itu secara hukum,” ujarnya tegas.
Lebih lanjut, Sitti mengulas kontribusinya terhadap kampus sejak tahun 2014 hingga 2025.
Ia menilai keputusan yang dijatuhkan terhadap dirinya tidak adil dan mencederai semangat akademik.
“Saya merasa sangat dirugikan atas keluarnya SK pemberhentian itu,” bebernya.
(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)