PPPK Paruh Waktu Gorontalo
5 Fakta Pelantikan PPPK Paruh Waktu Pemprov Gorontalo, 2 Calon Mengundurkan Diri
Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu 2025 dilantik oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ribuan-PPPK-paruh-waktu-diambil-sumpah-jabatan.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu 2025 dilantik oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail.
Sejumlah fakta terungkap jelang pelantikan yang berlangsung di halaman UPTD Museum Purbakala Gorontalo, Jumat (17/10/2025).
Berikut TribunGorontalo.com merangkum 5 fakta seputar pelantikan PPPK di lingkup Pemprov Gorontalo.
2 Calon Mengundurkan Diri
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Gorontalo, Rifli Katili, mengungkap dua peserta memilih mundur sebelum pelantikan.
“Jadi ada yang mengundurkan diri dua orang, yakni tenaga non ASN di RSUD Hasri Ainun dan satu dari SMK Wonosari,” kata Rifli kepada TribunGorontalo.com, Kamis (16/10/2025).
Alasan mereka mundur pun cukup sederhana, namun dapat dimaklumi.
“Terinformasi mereka mengundurkan diri karena sudah mendapatkan pekerjaan di tempat lain,” jelasnya.
Meski ada dua yang mengundurkan diri, Rifli memastikan hal itu tidak memengaruhi proses pelantikan secara keseluruhan.
2.459 PPPK Paruh Waktu Dilantik Gubernur
Sebanyak 2.459 PPPK paruh waktu di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo mengambil sumpah jabatan yang dipandu oleh Gubernur Gorontalo.
Dalam sambutannya, Gubernur Gusnar menegaskan bahwa hari pelantikan tersebut merupakan catatan emas dalam perjalanan ASN di Gorontalo, menggambarkan lintasan karier dari awal hingga akhir pengabdian.
“Lintasan karier seseorang, baik itu PPPK, CPNS, maupun PNS, merupakan timeline yang Insya Allah akan saudara-saudara lalui,” ujar Gusnar.
Ia mengingatkan seluruh pegawai untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin dalam menjalankan amanah.
“Apa bentuk persiapan diri itu? Kerja yang baik dan kerja yang benar,” tegasnya.