Minggu, 29 Maret 2026

Gempa Bumi

Gempa Bumi Kedalaman 10 Km Baru Saja Terjadi di Sulawesi Tengah, BMKG Catat Magnitudo

Gempa bumi tektonik kembali terjadi di wilayah Sulawesi Tengah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Gempa Bumi Kedalaman 10 Km Baru Saja Terjadi di Sulawesi Tengah, BMKG Catat Magnitudo
TribunGorontalo.com
MAGNITUDO -- Gempa Mag:2.0, 23-Sep-2025 19:38:05WIB, Lok:1.17LS, 120.20BT (42 km TimurLaut SIGI-SULTENG), Kedlmn:10 Km #BMKG 

TRIBUNGORONTALO.COM – Gempa bumi tektonik kembali terjadi di wilayah Sulawesi Tengah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat guncangan berkekuatan Magnitudo 2,0 pada Selasa (23/9/2025) pukul 19.38 WIB.

Pusat gempa berada di koordinat 1,17 LS – 120,20 BT, tepatnya 42 km timur laut Sigi, Sulawesi Tengah, dengan kedalaman 10 km. BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Sulawesi Tengah termasuk kawasan rawan gempa karena dilalui oleh Sesar Palu-Koro, salah satu patahan aktif paling berbahaya di Indonesia.

Aktivitas sesar ini kerap memicu gempa dangkal yang bisa dirasakan masyarakat, bahkan dengan magnitudo relatif kecil.

BMKG menjelaskan, gempa dengan kekuatan Magnitudo 2,0 tergolong sangat kecil sehingga umumnya tidak menimbulkan kerusakan maupun guncangan signifikan.

Namun, kedalaman yang dangkal (10 km) memungkinkan getaran dirasakan di wilayah sekitar pusat gempa, meski dalam skala lemah. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan dampak kerusakan maupun korban jiwa.

Imbauan BMKG

BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada dan tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat diminta selalu merujuk informasi resmi BMKG serta mengetahui langkah-langkah penyelamatan saat gempa:

Berlindung di bawah meja atau menjauh dari benda yang berpotensi jatuh.

Jika di luar ruangan, hindari bangunan tinggi dan tiang listrik.

Tetap tenang, jangan panik, dan segera evakuasi bila berada di daerah rawan longsor.

Tetap Tenang dan Pantau Informasi Resmi

BMKG menekankan data gempa yang dirilis bersifat sementara dan dapat diperbarui seiring analisis lebih lanjut. Publik diimbau tetap tenang, waspada, dan memantau kanal resmi BMKG untuk perkembangan informasi terkini.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved