GEMPA BUMI
Terkini! Gempa Bumi Senin 30 Maret 2026, BMKG Catat Kedalaman Hanya 25 Km
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,1 terjadi di wilayah tenggara Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, pada Senin (30/3/2026) pukul 11.18 WIB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/GEMPA-BUMI-Terjadi-Gempa-Mag32-30-Mar-2026-113543WIB.jpg)
Ringkasan Berita:
- Gempa magnitudo 2,1 terjadi di tenggara Sumbawa Barat, NTB, pada Senin pukul 11.18 WIB dengan kedalaman 25 kilometer.
- Wilayah ini rawan gempa karena berada di zona pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia.
- BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan memantau informasi resmi karena data masih dapat berubah.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,1 terjadi di wilayah tenggara Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, pada Senin (30/3/2026) pukul 11.18 WIB.
Informasi dari BMKG menyebutkan, pusat gempa berada di koordinat 9,02 lintang selatan dan 116,93 bujur timur, sekitar 30 kilometer tenggara Sumbawa Barat dengan kedalaman 25 kilometer.
Secara tektonik, kawasan Nusa Tenggara Barat merupakan daerah yang rawan gempa karena berada di jalur pertemuan Lempeng Indo-Australia dan Eurasia.
Baca juga: Semarak Ketupat di Kelurahan Paguyaman Gorontalo, Anak hingga ibu-ibu Ikut Lomba
Zona subduksi di selatan wilayah ini serta keberadaan sesar aktif menjadi faktor utama yang memicu sering terjadinya aktivitas seismik di sekitar Sumbawa dan sekitarnya.
Magnitudo Rendah, Dampak Terbatas
Gempa dengan magnitudo 2,1 tergolong kecil sehingga umumnya tidak dirasakan oleh masyarakat.
Kedalaman 25 kilometer menunjukkan gempa berada pada kategori menengah.
Kombinasi tersebut membuat energi gempa cenderung melemah sebelum mencapai permukaan, sehingga potensi dampak kerusakan sangat kecil.
Imbauan dan Tips dari BMKG
BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Baca juga: 50 Ribu Tentara Elit Amerika Tiba di Timur Tengah, Siap Serang Iran!
Beberapa langkah yang dapat dilakukan saat gempa antara lain:
- Berlindung di tempat aman dan kokoh
- Melindungi kepala dari benda jatuh
- Menjauhi kaca serta bangunan yang berpotensi roboh
- Keluar ke area terbuka setelah guncangan berhenti
BMKG juga menyampaikan bahwa informasi awal ini mengutamakan kecepatan, sehingga data masih dapat berubah seiring pembaruan.
Tetap Tenang dan Pantau Informasi Resmi
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada tanpa panik serta terus memantau perkembangan melalui kanal resmi BMKG.
Kepastian informasi sangat penting guna menghindari kesalahpahaman dan memastikan keselamatan bersama.
(*)