BPJS Kesehatan

Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Puji Kinerja BPJS Kesehatan

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo, Alghazali Katili menilai pelayanan JKN terhadap peserta

|
Editor: Aldi Ponge
BPJS Kesehatan Gorontalo
PUJI BPJS KESEHATAN- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo, Alghazali Katili menilai pelayanan JKN terhadap peserta kini semakin mudah, cepat dan tidak diskriminatif. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo, Alghazali Katili menilai pelayanan JKN terhadap peserta kini semakin mudah, cepat dan tidak diskriminatif.

Pujian ini buah dari komitmen BPJS Kesehatan bersama para mitra dalam menghadirkan akses layanan kesehatan yang merata bagi seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Dikenal sebagai sosok yang aktif dalam kegiatan sosial dan kerap membantu masyarakat menyelesaikan persoalan jaminan kesehatan, Alghazali atau yang akrab disapa Ali, mengaku sangat merasakan langsung bagaimana layanan JKN telah menjadi solusi nyata bagi masyarakat, khususnya mereka yang berada di akar rumput.

“Selama ini saya banyak membantu masyarakat terutama warga kurang mampu dalam proses pengurusan administrasi JKN. Sudah lebih dari 300 orang yang kami dampingi. Dari pengalaman itu, saya melihat langsung bagaimana sistem pelayanan BPJS Kesehatan sangat responsif dan profesional. Tidak ada pembedaan perlakuan, semua peserta dilayani dengan cepat dan setara," ungkap Ali.

Ali menegaskan bahwa keberhasilan pelayanan BPJS Kesehatan tak lepas dari sinergi antara lembaga tersebut dengan berbagai mitra, termasuk pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Hal ini menurutnya, mencerminkan komitmen bersama untuk menghadirkan akses kesehatan yang inklusif dan berkeadilan sosial.

“Saya apresiasi BPJS Kesehatan dan seluruh mitra yang sudah bekerja luar biasa. Saya lihat sendiri bagaimana petugas di lapangan, baik di kantor BPJS Kesehatan maupun di faskes, benar-benar bekerja dengan cepat dan penuh empati. Inilah bentuk pelayanan publik yang sesungguhnya, mereka benar-benar bekerja untuk melayani masyarakat," tambah Ali.

Ali juga menggarisbawahi bahwa sistem JKN yang dijalankan oleh BPJS Kesehatan telah menjadi tulang punggung akses kesehatan bagi masyarakat di daerah.

Dengan adanya kemudahan layanan seperti antrean online, integrasi data, serta kanal pengaduan yang responsif, masyarakat kini tidak lagi kesulitan mendapatkan layanan kesehatan yang layak.

“Banyak masyarakat kita yang dulunya takut atau bingung saat berurusan dengan sistem jaminan kesehatan. Apa lagi mereka yang punya tunggakan iuran, saat ini terbantu sekali dengan Program Rencana Pembayaran Bertahap (REHAB), mereka jadi bisa mencicil iuran yang sebelumnya membengkak karena tidak dibayarkan. Kita bisa bayangkan bagaimana beban yang harus dipikirkan oleh masyarakat kurang mampu jika tiba-tiba mereka sakit dan jaminan kesehatan mereka bermasalah? Pasti sangat berat. Tapi  Sekarang, semuanya jadi lebih mudah. Proses administrasi sederhana, informasi terbuka dan layanan lebih dekat dengan masyarakat," tambahnya.

Bagi Ali, keberhasilan ini tidak hanya dilihat dari sisi teknis pelayanan, tetapi juga dari semangat gotong royong yang tercermin dalam sinergi antara BPJS Kesehatan dan para mitra. Dirinya pun mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjaga komitmen ini agar masyarakat terus merasakan manfaat dari Program JKN.

“Kita harus terus bergerak bersama. Saya sebagai anggota dewan akan terus mendukung melalui fungsi pengawasan dan advokasi. Saya juga siap menjadi penghubung antara masyarakat dan BPJS Kesehatan, agar akses pelayanan kesehatan semakin luas dan tidak ada lagi warga yang merasa tertinggal," ujarnya.

Ali menilai dengan beragam inovasi yang dihadirkan dalam Program JKN, semakin terlihat bahwa upaya BPJS Kesehatan bersama seluruh mitra memang memberikan dampak yang signifikan. Komitmen untuk menghadirkan akses bagi seluruh peserta JKN bukan sekadar slogan, melainkan sudah menjadi kenyataan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Selama kita terus bersinergi dan menjaga semangat pelayanan yang adil dan merata. Saya yakin Program JKN akan terus menjadi andalan utama masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan. Lewat kesempatan ini, saya harap masyarakat jadi tau dan tidak perlu khawatir lagi akan ribetnya proses pengurusan layanan kesehatan," tutup Ali. (***/BPJS)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Selasa, 24 Februari 2026 (6 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:33
Subuh 04:43
Zhuhr 12:04
‘Ashr 15:19
Maghrib 18:07
‘Isya’ 19:16

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved