Rabu, 25 Maret 2026

Gerhana Bulan Total di Gorontalo

Gerhana Bulan Total di Gorontalo, Bisa Disaksikan Pukul 02.11 WITA Tanpa Alat Bantu

Warga Gorontalo bisa menyaksikan gerhana bulan total atau Blood Moon pukul 02.11 WITA, aman dilihat tanpa alat bantu, fenomena langka!

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Gerhana Bulan Total di Gorontalo, Bisa Disaksikan Pukul 02.11 WITA Tanpa Alat Bantu
Ilustrasi Tribun Network
FENOMENA ALAM - Akan terjadi gerhana bulan total atau Blood Moon di Gorontalo akan terjadi besok dini hari, Senin 8 September 2025 pukul 02.11 Wita 

Rakaat Pertama:

  1. Mengucap takbiratul ihram dan membaca niat.
  2. Lalu membaca taawudz, Surat Al-Fatihah, lalu dilanjutkan membaca surat panjang seperti Surat Al-Baqarah.
  3. Kemudian rukuk dengan durasi yang dianjurkan sepanjang membaca 100 ayat Surat Al-Baqarah.
  4. Lanjut I'tidal.
  5. Kembali membaca Surat Al-Fatihah, lalu dilanjutkan dengan surat panjang lainnya seperti Surat Ali Imran.
  6. Rukuk kedua, dianjurkan selama membaca 80 ayat Surat Al-Baqarah.
  7. I'tidal kedua dan membaca doa i'tidal.
  8. Sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua. Durasi sujud dianjurkan selama rukuk pertama dan kedua.

Rakaat Kedua:

  1. Bangkit dari sujud dan berdiri untuk rakaat kedua.
  2. Gerakannya sama dengan rakaat pertama. Perbedaannya, dianjurkan untuk membaca Surat An-Nisa setelah Al-Fatihah pada berdiri pertama, dan membaca Surat Al-Maidah pada berdiri kedua.
  3. Setelah sujud kedua, dilanjutkan dengan tasyahud akhir dan salam.
  4. Setelah salat, imam atau orang yang diberi wewenang menyampaikan dua khutbah. Khutbah ini berisi anjuran untuk beristigfar, meningkatkan ketakwaan, bertaubat, bersedekah, dan perbuatan baik lainnya.

Doa saat gerhana bulan:

اللَّهُمَّ يَا مَنْ بِيَدِهِ الْخَيْرُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ، وَبَارِكْ لَنَا فِي هَذِهِ الْلَيْلَةِ، وَاجْعَلْهَا لَيْلَةَ رَحْمَةٍ وَمَغْفِرَةٍ وَعَافِيَةٍ، وَنَجِّنَا مِنْ شَرِّ مَا قَضَيْتَ، وَارْحَمْنَا إِذَا تَوَفَّيْتَ، وَأَتْمِمْ عَلَيْنَا نِعْمَتَكَ، وَأَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ.

Artinya:

"Ya Allah, wahai Dzat yang di tangan-Nya segala kebaikan, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu, limpahkanlah rahmat dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga, dan sahabatnya. Berkahilah kami pada malam ini, jadikanlah malam ini sebagai malam rahmat, ampunan, dan keselamatan.

Selamatkan kami dari keburukan takdir-Mu, rahmatilah kami ketika Engkau mewafatkan kami, sempurnakanlah nikmat-Mu atas kami, dan aku memohon kepada-Mu ampunan dan keselamatan di dunia dan akhirat, dengan rahmat-Mu, wahai Dzat Yang Maha Paling Penyayang."

Itulah bacaan doa dan tata cara salat Gerhana Bulan. Wallahua'lam Bissawab. 

 

(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved