Demo Gorontalo

Polda Gorontalo Kerahkan 800 Personel untuk Amankan Aksi Demo di Sejumlah Titik Rawan

Total 800 personel polisi Gorontalo disiagakan di sejumlah titik menyusul aksi demo-demo besaran hari ini, Senin (01/9/2025). 

|
TribunGorontalo.com/WawanAkuba
POLISI SIAGA - Seorang anggota polisi memasang perlengkapan jelang aksi unjuk rasa di Gorontalo, Senin (01/9/2025). Total 800 personel polisi Gorontalo disiagakan di sejumlah titik menyusul aksi demo-demo besaran. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Total 800 personel polisi Gorontalo disiagakan di sejumlah titik menyusul aksi demo-demo besaran hari ini, Senin (01/9/2025). 

Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Desmont Harjendro menjelaskan, ratusan personel polisi ini disiagakan di titik-titik rawan. 

Termasuk lokasi yang menjadi sasaran para pedemo. 

Diketahui, ada dua kelompok massa yang terkonfirmasi menggelar unjuk rasa hari ini.

Baca juga: Aliansi Pinogu Merdeka Gorontalo Gelar Aksi Demo, Tuntut Perbaikan Infrastruktur dan Layanan Publik

Ada dari Aliansi Pinogu Merdeka yang merupakan gabungan dari 26 organisasi masyarakat (ormas) hingga organisasi mahasiswa (ormawa). 

Lalu ada juga organisasi Aliansi Merah Putih yang merupakan gabungan dari 36 organisasi.

Terpantau saat ini, ratusan polisi mulai berjaga di kantor DPRD provinsi hingga level kabupaten dan kota. 

Pantauan di lokasi, Kantor DPRD Provinsi Gorontalo kini dijaga ketat polisi. Nyaris setiap titik ada anggota polisi dengan berbagai pangkat. 

Lalu di Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Gorontalo hingga Kantor DPRD Kota Gorontalo juga bersiaga sejumlah anggota kepolisian. 

Baca juga: Usai Dinonaktifkan dari DPR RI dan Rumahnya Dijarah, Uya Kuya Malah Pamer Kebaikan di Medsos

Bahkan di Rujab Gubernur kini telah terpasang pagar kawat berduri.

Hal itu dilakukan untuk menghalangi para demonstran masuk ke halaman Rujab.

Kata Desmont, sebenarnya aksi unjuk rasa ini bisa dilakukan oleh siapa saja dan kapan saja, namun harus dengan damai dan tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat luas.

"Jangan ada pengrusakan atau hal-hal yang sampai merugikan kepentingan umum. Silahkan menyampaikan aspirasinya dengan harapan disampaikan secara damai, tidak ada hal-hal yang bisa merugikan," tegas Desmont.

Menurut mantan Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Gorontalo ini, pengamanan akan dilakukan secara berlapis mengingat tidak sedikit massa aksi yang turun demo.

Baca juga: Jelang Aksi Demo Cipayung Plus, Polisi Siaga di DPRD Kota Gorontalo dan Simpang Lima

Personel Polda, Polresta, hingga Polres juga telah melaksanakan apel siaga.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved