Minggu, 15 Maret 2026

Berita Populer Gorontalo

3 Berita Lokal Gorontalo Jadi Populer: Ketua DPRD Siap Mundur hingga Guru Ngaji Lecehkan Murid

Berikut 3 peristiwa lokal Gorontalo yang menjadi berita populer di portal TribunGorontalo.com

Tayang:
Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto 3 Berita Lokal Gorontalo Jadi Populer: Ketua DPRD Siap Mundur hingga Guru Ngaji Lecehkan Murid
Generated by AI
KASUS PELECEHAN -- Ilustrasi pria mengajarkan alquran, dibuat oleh kecerdasan buatan, ChatGPT. Seorang pria paruh baya diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur di Kabupaten Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Berikut 3 peristiwa lokal Gorontalo yang menjadi berita populer di portal TribunGorontalo.com pada Sabtu (30/08/2025).

Ada berita Thomas Mopili nyatakan siap mundur dari Ketua DPRD Provinsi Gorontalo.

Selain itu berita oknum guru ngaji sering lecehkan murid di masjid Gorontalo, kedok terbongkar setelah korban curhat

Hingga berita RS Bhayangkara Gorontalo klarifikasi isu keterlambatan gaji nakes dan stok obat.

Berikut ulasan 3 berita lokal Gorontalo yang populer di Tribun Gorontalo : 

1). Thomas Mopili Siap Mundur dari Ketua DPRD Provinsi Gorontalo karena Alasan Ini

Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili, menegaskan komitmennya di hadapan massa aksi demonstrasi mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

Aksi yang berlangsung sejak Jumat (29/8/2025) semakin memanas ketika ratusan mahasiswa berhasil menduduki Rumah Dinas (Rudis) Gubernur Gorontalo.

Situasi tegang terjadi di depan pintu masuk Rudis. Massa aksi yang memenuhi halaman menolak bernegosiasi dan menuntut agar tuntutan mereka disampaikan langsung kepada Gubernur Gorontalo, Ketua DPRD, dan Kapolda Gorontalo.

Dari ketiga nama tersebut, hanya Thomas Mopili yang hadir di lokasi. Koordinator lapangan (korlap) aksi bersuara lantang meminta agar Gubernur dan Kapolda segera hadir.

"Kami meminta keduanya harus ada hari ini," tegasnya.

Informasi yang beredar menyebutkan Gubernur Gorontalo sedang berada di luar daerah. Situasi ini mendorong massa untuk menuntut komitmen tertulis yang menjamin kehadiran ketiga tokoh pada pertemuan lanjutan, Senin mendatang.

Di tengah desakan massa, Thomas Mopili membuat pernyataan mengejutkan. Ia menyatakan siap mempertaruhkan jabatannya jika Gubernur dan Kapolda tidak hadir pada Senin, 1 September 2025.

"Kalau sampai gubernur dan Kapolda tidak hadir, maka Ketua DPRD mundur dari Ketua DPRD," tegas Thomas di hadapan ratusan mahasiswa.

Pernyataan tersebut langsung disambut sorak-sorai mahasiswa dan menjadi penanda berakhirnya aksi hari itu.

Baca Selengkapnya : Thomas Mopili Siap Mundur dari Ketua DPRD Provinsi Gorontalo karena Alasan Ini

2). Oknum Guru Ngaji Sering Lecehkan Murid di Masjid Gorontalo, Kedok Terbongkar setelah Korban Curhat

Seorang guru mengaji sekaligus imam masjid di Kabupaten Gorontalo diduga telah mencabuli seorang anak di bawah umur. 

Kasus ini terbongkar setelah korban memberanikan diri menceritakan perlakuan buruk yang dialaminya kepada seorang teman.

Berdasarkan laporan kepolisian, dugaan pencabulan ini terjadi berulang kali sejak Mei hingga Agustus 2025. 

Ironisnya, perbuatan bejat itu sering dilakukan di dalam masjid saat korban sedang mengikuti kegiatan mengaji.

Awalnya, pelaku yang merupakan lansia itu meraba kepala korban dengan dalih kasih sayang. 

Namun, perbuatannya semakin tidak senonoh hingga menyentuh bagian sensitif korban.

Ibu korban baru mengetahui kejadian ini pada Sabtu (23/8/2025) setelah anaknya bercerita. 

Kisah ini sebelumnya telah diceritakan korban kepada temannya, yang kemudian ditanggapi serius oleh orang tua teman tersebut.

Sang ibu mengaku anaknya sempat ketakutan saat menceritakan perbuatan sang guru mengaji.

Sebelum kasus ini terbongkar, terduga pelaku sempat meminta korban untuk kembali datang ke masjid saat salat subuh. Sejak saat itu, ibu korban melarang anaknya mendekati masjid tersebut.

Pihak keluarga sempat mencoba menyelesaikan kasus ini melalui jalur mediasi dengan pemerintah setempat.

Namun, upaya tersebut gagal karena pelaku tidak tidak hadir.

"Mediasi belum jadi karena dia tidak datang," ungkap ibu korban.

Merasa tidak tenang dan menginginkan keadilan, ibu korban akhirnya memutuskan untuk melapor ke polisi.

"Karena tidak ada tindak lanjut, saya langsung ke Polres. Sore itu juga saya buat laporan," jelasnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Gorontalo, Iptu Wawan Suryawan, membenarkan adanya laporan tersebut. 

"Iya, orang tua korban sudah melapor di Polres," ujar Wawan saat dikonfirmasi, Jumat (29/8/2025).

Baca Selengkapnya : Oknum Guru Ngaji Sering Lecehkan Murid di Masjid Gorontalo, Kedok Terbongkar setelah Korban Curhat

3). RS Bhayangkara Gorontalo Klarifikasi Isu Keterlambatan Gaji Nakes dan Stok Obat

Pihak Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Gorontalo akhirnya buka suara terkait isu keterlambatan gaji tenaga kesehatan (nakes) dan dugaan kekurangan obat yang sempat viral di pemberitaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala RS Bhayangkara Gorontalo, AKP dr. Lyka Mustika Delima, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. 

Menurutnya, gaji dan insentif nakes tetap dibayarkan, meski ada proses administrasi yang membuat pencairannya memerlukan waktu lebih panjang dibanding rumah sakit umum lainnya.

“Tidak ada gaji yang tidak dibayarkan, intensif mungkin terlambat karena alur dan prosesnya panjang,” ungkap Lyka.

Lyka menjelaskan, RS Bhayangkara Gorontalo belum berstatus Badan Layanan Umum (BLU), sehingga berbeda dengan rumah sakit umum daerah. 

Proses pelaporan dan pencairan dana harus melalui mekanisme vertikal hingga ke Mabes Polri.

“Paling cepat proses pencairannya dua bulan. Setelah mendapat pendapatan, RS Bhayangkara Gorontalo menyetorkan ke kas negara sehingga proses verifikasi beberapa tahap hingga ke Mabes Polri,” jelasnya.

Baca Selengkapnya : RS Bhayangkara Gorontalo Klarifikasi Isu Keterlambatan Gaji Nakes dan Stok Obat

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Minggu, 15 Maret 2026 (25 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:29
Subuh 04:39
Zhuhr 12:00
‘Ashr 15:04
Maghrib 18:03
‘Isya’ 19:11

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved