Tambang Ilegal Gorontalo
Breaking News: Buronan Kasus Tambang Ilegal Gorontalo, Marten Yosi Basaur Ditangkap di Manado
Setelah tujuh bulan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), Marten Yosi Basaur akhirnya berhasil diamankan oleh aparat kepolisian.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kolase-foto-Marten-Yosi-Basaur-dan-Kombes-Pol-Maruly-Pardede.jpg)
Selama dalam pelarian, Marten disebut melakukan berbagai upaya untuk menghindari kejaran aparat. Ia berpindah-pindah lokasi, menyulitkan proses pelacakan.
“Kami sempat melakukan pengecekan ke sejumlah penerbangan. Ia pernah terdeteksi di Makassar, Manado, Banjarmasin, bahkan Jakarta,” beber Maruli.
Meski demikian, kerja keras tim penyidik akhirnya membuahkan hasil hingga Marten berhasil diamankan.
Di sisi lain, kasus ini turut menyeret isu sensitif. Sebelumnya, Marten sempat mengklaim bahwa aktivitas tambang emas ilegal yang dijalankannya di Kabupaten Boalemo mendapat “restu” dari seorang oknum polisi berpangkat AKBP di Polda Gorontalo.
Pernyataan tersebut sempat mencuat ke publik dan memicu kegaduhan, termasuk dalam insiden di Mapolres Boalemo.
Menanggapi hal itu, Maruli menegaskan bahwa dugaan tersebut tidak diabaikan dan telah menjadi perhatian pimpinan.
“Pak Kapolda sudah memerintahkan Propam untuk melakukan pendalaman terkait dugaan tersebut,” katanya.
Ia memastikan bahwa setiap tuduhan akan diproses secara profesional. Jika terbukti bukan fitnah, maka akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Saat ini, yang bersangkutan sedang dalam pemeriksaan oleh Paminal,” pungkas Maruli.
(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)