Rabu, 25 Maret 2026

Berita Viral

Terungkap Alasan Vita Amalia Rekam Aksi Injak-injak Al-Qur’an, Kini Berujung Minta Maaf ke Publik

Viral video Vita Amalia injak Al-Qur’an menuai kecaman. Ia akhirnya buka suara, ungkap alasannya, dan sampaikan permintaan maaf di hadapan publik.

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Terungkap Alasan Vita Amalia Rekam Aksi Injak-injak Al-Qur’an, Kini Berujung Minta Maaf ke Publik
Istimewa
VIRAL - Viral video Vita Amalia injak Al-Qur’an menuai kecaman. Ia akhirnya buka suara, ungkap alasannya, dan sampaikan permintaan maaf di hadapan publik. 

"Hemat kami, masalah ini tidak perlu dibuat berlarut-larut," pungkasnya.

Respon Pemerintah

Menanggapi kejadian ini, Asisten II Setdakab Kepahiang, Musi Dayan, menyatakan bahwa pihaknya telah mengumpulkan berbagai instansi terkait.

Termasuk Inspektorat, BKDPSDM, pihak Kelurahan, dan Kesbangpol.

Baca juga: Beredar Isu Gaji ASN dan Pensiunan Naik 12 Persen November 2025, Ini Tanggapan Resmi Menkeu Purbaya

Pemerintah Kabupaten Kepahiang berencana membentuk tim khusus untuk melakukan klarifikasi langsung kepada VA.

"Mudah-mudahan dalam waktu 24 jam, kita sudah bisa memanggil dan melakukan klarifikasi ke yang bersangkutan," ujar Musi Dayan kepada Tribun Bengkulu.

Terkait sanksi dan hukuman yang akan dijatuhkan, Dayan menyebutkan bahwa pihaknya masih menunggu arahan dari Sekretaris Daerah atau Bupati.

Semua hasil klarifikasi akan dilaporkan kepada pimpinan untuk menentukan langkah selanjutnya.

Lurah Kampung Pensiunan, Yudi, membenarkan bahwa VA merupakan staf di kantornya dan telah bertugas selama empat tahun terakhir.

Namun, VA diketahui tidak berdomisili di Kepahiang, melainkan di Curup, Kabupaten Rejang Lebong.

Yudi mengaku baru mengetahui insiden tersebut dan akan segera memanggil VA untuk meminta penjelasan.

"Saya baru tahu tapi kalau namanya benar nama staf kami, kita akan memanggil untuk meminta penjelasan soal ini," kata Yudi.

Meski VA telah meminta maaf dan memberikan klarifikasi, proses hukum dan administratif kemungkinan akan tetap berjalan.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing emosi dan menyerahkan proses penyelesaian kepada pihak berwenang.

"Pemerintah daerah berkomitmen untuk menangani kasus ini secara transparan dan adil demi menjaga keharmonisan sosial dan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.". (*)

 

 

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved