Berita Internasional
Komandan IRGC Dilaporkan Meninggal, Iran Klaim Bakal Luncurkan Puluhan Serangan
Situasi di kawasan Asia Barat semakin memanas setelah muncul laporan tewasnya seorang pejabat militer penting Iran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/IRAN-Komandan-Angkatan-Laut-IRGC-Iran-Alireza-Tangsiri.jpg)
Pesan tersebut juga ditujukan langsung kepada masyarakat Amerika Serikat, dengan tudingan bahwa para pemimpin mereka telah memberikan gambaran yang menyesatkan tentang situasi perang.
“Kebenaran perang ini bisa Anda lihat di stasiun pengisian bahan bakar di Amerika, di jalanan Iran, dan di langit Tel Aviv serta Haifa,” lanjut pernyataan itu.
Sementara itu, laporan dari CBS menyebut Pentagon tengah menyiapkan pengerahan pasukan ke kawasan tersebut, termasuk kemungkinan melibatkan unit dari 82nd Airborne Division.
Rencana ini disebut mencakup pengiriman unsur komando dan pasukan darat.
Selain itu, terdapat indikasi bahwa opsi operasi darat di sekitar Pulau Kharg, Iran, juga sedang dipertimbangkan.
IRGC juga mengklaim bahwa rudal presisi mereka, seperti Emad, Qiam, Khorramshahr-4, dan Qadr, telah menghantam lebih dari 70 lokasi di Israel dalam salah satu gelombang serangan terbaru.
Wilayah yang disebut terdampak antara lain Haifa, Dimona, serta area sekitar Tel Aviv. Namun, klaim ini belum dapat diverifikasi secara independen.
(*)