Minggu, 8 Maret 2026

Regional Hari Ini

Kronologi Pemuda Makassar Tertembak Polisi Saat Pembubaran Permainan Senapan Omega

Selama bulan suci Ramadan 2026, aksi saling tembak menggunakan senjata mainan jenis omega dengan peluru plastik hingga jeli semakin sering

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Kronologi Pemuda Makassar Tertembak Polisi Saat Pembubaran Permainan Senapan Omega
TribunGorontalo.com
INSIDEN PENEMBAKAN - Suasana rumah mendiang Bertrand Eka Prasetyo, Jl Toddopuli I, Lorong IV, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/3/2026). Sejumlah tamu datang melayat. Seorang pemuda di Makassar tewas tertembak polisi saat membukarkan aksi tembak-tembakan di sebuah jalan, Kapoltabes sebut senjata tak sengaja meletus. 

Ringkasan Berita:
  • Permainan senapan mainan jenis omega yang marak selama Ramadan di Makassar berujung insiden tragis setelah seorang pemuda berusia 18 tahun, Bertrand Eka Prasetyo, tewas tertembak saat polisi membubarkan aksi tersebut. 
  • Polisi menyebut senjata api milik anggota berinisial Iptu N meletus secara tidak sengaja ketika korban berusaha melarikan diri saat penangkapan. 
  • Kasus ini masih diselidiki dan pihak kepolisian menunggu hasil autopsi resmi untuk memastikan penyebab kematian korban.

 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Selama bulan suci Ramadan 2026, aksi saling tembak menggunakan senjata mainan jenis omega dengan peluru plastik hingga jeli semakin sering terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Permainan yang awalnya dikenal sebagai hiburan di kalangan anak-anak tersebut kini justru memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Aktivitas tersebut dinilai berpotensi membahayakan warga serta mengganggu ketertiban di ruang publik.

Pemerintah Kota Makassar menilai fenomena ini tidak dapat dianggap remeh. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyatakan bahwa permainan tersebut perlu mendapat perhatian serius.

Munafri menegaskan bahwa meskipun hanya menggunakan senjata mainan, aksi saling tembak dengan peluru plastik maupun jeli tetap memiliki risiko melukai orang lain.

Baca juga: BPNT Rp600 Ribu Mulai Disalurkan, Status Exclude KPM Tetap Disarankan Cek Rekening

Selain itu, kegiatan tersebut juga dinilai dapat memicu gangguan keamanan serta memunculkan konflik di masyarakat.

Belakangan ini perhatian publik juga tertuju pada sebuah video yang beredar luas di media sosial.

Video tersebut memperlihatkan insiden penembakan yang menewaskan seorang pemuda ketika aparat kepolisian membubarkan aksi tembak-tembakan di jalan.

Peristiwa yang terjadi di Makassar itu langsung menjadi perbincangan luas di berbagai platform media sosial.

Insiden tersebut berlangsung pada Minggu pagi, 1 Maret 2026, di kawasan Jalan Toddopuli, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Korban diketahui bernama Bertrand Eka Prasetyo, seorang pemuda berusia 18 tahun.

Baca juga: Serangan Drone Iran Tewaskan Tentara Amerika, Washington Curiga Ada Bantuan Intelijen Rusia

Ia meninggal dunia setelah terkena tembakan saat aparat kepolisian berupaya membubarkan aksi saling tembak antar kelompok pemuda yang berlangsung di badan jalan.

Kronologi Kejadian

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, menjelaskan kronologi awal kejadian dalam konferensi pers yang digelar di kantornya di Jalan Ahmad Yani, Makassar, pada Selasa malam (3/3/2026).

Arya mengatakan laporan awal diterima sekitar pukul 07.00 WITA melalui handy talky dari Kapolsek Rappocini.

Ia menjelaskan bahwa laporan tersebut menyebutkan adanya sekelompok anak muda yang bermain senapan omega di jalan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Minggu, 08 Maret 2026 (18 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:02
‘Ashr 15:11
Maghrib 18:05
‘Isya’ 19:13

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved