Ramadan 2026
Kapan Waktu Terbaik Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Aman Selama Ramadan
Olahraga Saat Puasa Tetap Aman! Ini Waktu dan Jenis Latihan yang Dianjurkan Agar Tubuh Tetap Bugar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-Berolahraga-saat-berpuasa.jpg)
Olahraga bisa dilakukan setelah salat Magrib atau usai Tarawih, dengan intensitas yang sedikit lebih tinggi dibandingkan sebelum berbuka.
Setelah Sahur
Olahraga ringan juga bisa dilakukan setelah sahur.
Namun, intensitas perlu dijaga karena tubuh masih harus menjalani puasa dalam durasi yang cukup panjang.
Sejalan dengan itu, Cleveland Clinic menyarankan agar aktivitas fisik dilakukan sebelum puasa dimulai atau setelah puasa berakhir, sehingga tubuh tetap memiliki kesempatan untuk terhidrasi selama berolahraga.
Perhatikan Asupan Nutrisi dan Cairan
Cleveland Clinic menegaskan pentingnya mengonsumsi makanan bergizi sebelum memulai puasa.
Bagi mereka yang memiliki jadwal olahraga yang sulit diubah, disarankan menambah asupan protein saat sahur, misalnya melalui makanan tinggi protein atau minuman protein.
Hidrasi juga menjadi faktor krusial. Kekurangan cairan dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan, seperti pusing, sakit kepala, sulit berkonsentrasi, kram otot, hingga mual dan muntah.
Oleh karena itu, dianjurkan memperbanyak konsumsi air putih saat sahur dan berbuka, serta melengkapi kebutuhan cairan melalui buah dan sayuran.
Sesuaikan Target dan Intensitas Latihan
Selama Ramadan, Cleveland Clinic menyarankan agar masyarakat tidak memaksakan diri untuk mencapai target olahraga tertentu.
Fokus utama sebaiknya diarahkan pada upaya menjaga kebugaran, bukan meningkatkan performa.
Tubuh membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan perubahan pola makan dan waktu istirahat selama puasa.
Mendengarkan respons tubuh menjadi hal yang sangat penting agar olahraga tetap memberi manfaat, bukan sebaliknya.
Pilih Jenis Olahraga yang Aman
BAZNAS merekomendasikan beberapa jenis olahraga yang relatif aman dilakukan saat berpuasa, di antaranya:
- Jalan kaki, untuk membantu membakar kalori dan melancarkan peredaran darah tanpa menguras energi berlebihan.
- Stretching dan yoga, guna menjaga fleksibilitas tubuh sekaligus membantu relaksasi.
- Senam ringan, yang dapat dilakukan selama 15–30 menit untuk mempertahankan kebugaran.
- Bersepeda santai, dengan kecepatan rendah dan jarak yang tidak terlalu jauh.
- Dengarkan Sinyal dari Tubuh
Cleveland Clinic juga mengingatkan pentingnya mengenali tanda-tanda kelelahan atau dehidrasi.