Pesawat ATR Indonesia Air Jatuh
Identitas 2 Korban Pesawat Jatuh di Pangkep-Maros, Ditemukan dalam Jurang Bulusaraung
Identitas dua dari tiga jasad yang berhasil dievakuasi dari kedalaman jurang Gunung Bulusaraung akhirnya terungkap dengan jelas.
Setiap personel yang turun ke dasar jurang harus menggunakan peralatan mountaineering lengkap demi keselamatan.
Fokus pencarian saat ini berada di radius 1 kilometer dari lokasi penemuan jasad Florencia dan Deden.
Kabar terbaru menyebutkan, tim kembali menemukan bagian tubuh manusia di sekitar area pencarian pada Rabu sore.
Temuan berupa potongan tangan tersebut menambah daftar panjang puing-puing tragedi yang harus dikumpulkan oleh tim DVI.
Asisten Perencanaan dan Pengendalian Operasi Kodam XIV/Hasanuddin (Asrendam), Kolonel Inf Abi Kusnianto, memberikan keterangan resminya di Pos AJU SAR Gabungan.
Kolonel Abi menjelaskan bahwa penemuan bagian tubuh ini terjadi di titik yang cukup jauh dari lokasi jatuhnya badan pesawat.
"Tim kami menemukan potongan tangan yang posisinya berjarak kurang lebih 170 meter dari posisi korban pertama," ungkap Kolonel Abi seperti dilansir TribunGorontalo.com dari Tribun-Timur.com, Kamis (22/1/2026).
Temuan Penting dari Lokasi Kejadian
Penemuan ini terjadi pada pukul 15.45 Wita, saat matahari mulai tertutup kabut tebal di puncak Bulusaraung.
Secara visual, tim di lapangan meyakini bahwa temuan tersebut merupakan bagian tubuh dari salah satu penumpang yang belum ditemukan.
Potongan tubuh tersebut kini telah dievakuasi menggunakan kantong jenazah dan diserahkan ke tim Disaster Victim Identification (DVI).
Di samping pencarian korban, tim juga mencatatkan progres signifikan terkait penyelidikan penyebab kecelakaan.
Kotak hitam (black box) dan Voice Cockpit Recorder (VCR) akhirnya berhasil diangkat dari dasar jurang.
Kedua perangkat krusial ini ditemukan tidak jauh dari lokasi ditemukannya jasad Florencia.
"Black box dan VCR sudah kami amankan dan dibawa ke Makassar untuk diserahkan ke pihak berwenang," tegas Kolonel Abi.
Data dari kotak hitam ini diharapkan mampu menjawab misteri mengapa pesawat ATR 42-500 tersebut bisa kehilangan ketinggian di area Bulusaraung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kolase-foto-peti-jenazah-korban-pesawat-jatuh-di-Pangkep-Maros.jpg)