Pesawat ATR Indonesia Air Jatuh

Identitas 2 Korban Pesawat Jatuh di Pangkep-Maros, Ditemukan dalam Jurang Bulusaraung

Identitas dua dari tiga jasad yang berhasil dievakuasi dari kedalaman jurang Gunung Bulusaraung akhirnya terungkap dengan jelas.

|
Editor: Fadri Kidjab
Tribun Timur
PESAWAT JATUH -- Kolase foto peti jenazah korban pesawat jatuh di Pangkep- Maros. Dua korban pesawat ATR 42-500 telah dipulang ke kampung halamannya pada Rabu (21/1/2026). (Sumber Foto: Tribun-Timur.com) 

Operasi SAR ini melibatkan ratusan personel dari Basarnas, TNI, Polri, serta relawan pecinta alam yang memahami medan pegunungan.

Setiap hari, tim bergerak sejak fajar menyingsing untuk memanfaatkan cuaca yang relatif stabil di pagi hari.

Baca juga: Florencia Lolita Wibisono Meninggal Dunia, Sosok Pramugari Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Pangkep

Manifes dan Penantian Keluarga

PESAWAT JATUH -  Jenazah Florencia Lolita Wibisono, tiba di Terminal Kargo Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Rabu (21/1/2026) pukul 17.08 Wita. Jenazah perempuan berusia 33 tahun itu bakal diterbangkan ke Jakarta menggunakan pesawat Batik Air ID 6231.
PESAWAT JATUH -  Jenazah Florencia Lolita Wibisono, tiba di Terminal Kargo Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Rabu (21/1/2026) pukul 17.08 Wita. Jenazah perempuan berusia 33 tahun itu bakal diterbangkan ke Jakarta menggunakan pesawat Batik Air ID 6231. (TRIBUN TIMUR)

Berdasarkan data manifes resmi, terdapat 10 jiwa di dalam pesawat nahas dengan kode registrasi PK-THT tersebut.

Tujuh orang di antaranya adalah kru pesawat yang sedang bertugas membawa logistik dan personel.

Capt Andy Dahananto, pilot senior berusia 53 tahun, menjadi pimpinan dalam penerbangan ini.

Bersamanya, terdapat First Officer M. Farhan Gunawan dan Flight Operation Officer Hariadi.

Dua teknisi pesawat, Restu Adi P dan Dwi Murdiono, juga berada di dalam penerbangan tersebut sebagai Engineer on Board.

Selain Florencia Lolita yang telah ditemukan, terdapat satu pramugari lain bernama Esther Aprilitas yang masih dalam pencarian.

Sementara itu, dari sisi penumpang, terdapat tiga staf Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang ikut dalam penerbangan.

Mereka adalah Deden Maulana (sudah ditemukan), Ferry, dan Yoga. Kehadiran staf KKP ini berkaitan dengan tugas pengawasan kesehatan di wilayah kerja mereka yang melewati jalur udara tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, posko di Desa Tompo Bulu terus dipadati oleh petugas yang bersiaga. Pihak berwenang berjanji tidak akan menghentikan operasi hingga seluruh korban, baik dalam kondisi utuh maupun tidak, berhasil dievakuasi.

 

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Sosok 2 Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Diindentifikasi, Kini Diterbangkan ke Jakarta

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Sabtu, 21 Februari 2026 (3 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:33
Subuh 04:43
Zhuhr 12:05
‘Ashr 15:21
Maghrib 18:07
‘Isya’ 19:17

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved