Pesawat Hilang Kontak
Badan Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Ditemukan Tim SAR, Cuaca Jadi Kendala Evakuasi
Tim SAR gabungan akhirnya menemukan badan pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak dalam penerbangan Makassar–Yogyakarta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/18122026-atr.jpg)
Setelah kondisi dirasa cukup stabil, Resky sempat melihat banyak barang berserakan, namun ia hanya berani membawa dua dokumen. Dokumen tersebut memiliki tulisan berbahasa Inggris dan logo maskapai sebagai bukti laporan ke bawah.
Dalam perjalanan turun menuju basecamp, Resky kembali menemukan kertas-kertas yang berceceran di sepanjang jalur pendakian. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya hantaman pesawat sehingga dokumen-dokumen tersebut terpental jauh dari badan utama.
Selain Resky, serombongan pendaki lain yang terdiri dari empat orang juga menemukan sebuah peta navigasi berukuran besar. Peta yang berbahan seperti plastik vinyl tersebut dibawa turun untuk diserahkan kepada pihak berwenang di posko pendakian.
Sesampainya di basecamp, Resky baru menyadari bahwa belum banyak orang yang mengetahui tragedi tersebut. Kabar darinya menjadi informasi awal bagi warga dan petugas sebelum Tim SAR resmi dikerahkan ke lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR masih terus berupaya mencapai titik ekor pesawat di lereng bawah.
Pencarian kotak hitam (black box) kini menjadi prioritas utama guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan di tengah cuaca buruk tersebut.
Petugas juga telah memasang garis pembatas di sekitar area temuan guna menjaga sterilisasi lokasi dari warga maupun pendaki yang mencoba mendekat. Operasi diperkirakan akan memakan waktu beberapa hari ke depan mengingat tantangan medan dan faktor cuaca di Gunung Bulusaraung.
Artikel ini telah tayang di KompasTV dan Tribun-Timur.com