Rabu, 25 Maret 2026

Berita Katolik

Paus Leo XIV Akhiri Tahun Jubelium Pengharapan 2025, Tutup Pintu Suci Basilika St Petrus Vatikan

Paus Leo XIV menutup Porta Santa (Pintu Suci), Basilika St. Petrus, Vatikan dalam upacara yang khidmat dan singkat

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto Paus Leo XIV Akhiri Tahun Jubelium Pengharapan 2025, Tutup Pintu Suci Basilika St Petrus Vatikan
Kompas.com
TAHUN JUBELIUM - Paus Leo XIV mengakhiri Tahun Jubelium Pengharapan 2025 pada  Selasa (6/1/2026), pukul 10.00 waktu Roma. Paus Leo XIV menutup Porta Santa (Pintu Suci), Basilika St. Petrus, Vatikan 

Ringkasan Berita:
  • Paus Leo XIV mengakhiri Tahun Jubelium Pengharapan 2025 pada  Selasa (6/1/2026), pukul 10.00 waktu Roma.
  • Paus Leo XIV menutup Porta Santa (Pintu Suci), Basilika St. Petrus, Vatikan dalam upacara yang khidmat dan singkat.
  • Paus Leo XIV melanjutkan Misa Epifani (Penampakan Tuhan) yang diikuti 5.800 umat

TRIBUNGORONTALO.COM - Paus Leo XIV mengakhiri Tahun Jubelium Pengharapan 2025 pada  Selasa (6/1/2026), pukul 10.00 waktu Roma.

Paus Leo XIV menutup Porta Santa (Pintu Suci), Basilika St. Petrus, Vatikan dalam upacara yang khidmat dan singkat.

Kemudian Paus Leo XIV melanjutkan Misa Epifani (Penampakan Tuhan), yang diikuti 5.800 umat, termasuk Korps Diplomatik yang terakreditasi di Takhta Suci, Vatikan.

Selama setahun lebih, suasana berziarah sangat terasa di Lapangan Santo Petrus dan di tiga basilika lainnya yakni  Basilika St Paulus di luar Tembok, Basilika Yohanes Lateran, dan Basilika Santa Maria Maggiore, 

Di empat basilika itu setiap hari, selama setahun lebih, dari pagi hingga lepas senja, terdengar doa dan nyanyian dalam berbagai bahasa di tempat itu, sesuai dari mana para peziarah berasal. Ada yang berbahasa Inggris, Perancis, Spanyol, Jepang, China, Korea, Filipina, Portugal, dan Indonesia, mungkin masih ada bahasa lainnya.

Menurut Uskup Agung Rino Fischella, pro-prefect of the Dicastery for Evangelization, dalam jumpa pers hari Senin (5/1/2026),  di Vatikan, hampir 33,5 juta peziarah datang ke Roma, sepanjang Tahun Jubelium.

Mereka berasal dari 185 negara, termasuk Indonesia. Sebanyak 7.000 relawan ambil bagian sepanjang Tahun Jubelium dalam berbagai acara.

Meskipun, belakangan ini diberitakan bahwa kehidupan beragama di Eropa makin turun, tapi menurut data yang ada, dari hampir 33,5 juta peziarah itu, 62 persen dari Eropa, disusul Amerika Utara (17 persen), sisanya dari pelosok dunia lainnya. Peziarah dari Italia paling banyak, disusul AS, Spanyol, Brasilia, dan Polandia.

Paus Leo XIV mengakhiri Tahun Jubelium Pengharapan 88888
TAHUN JUBELIUM - Paus Leo XIV mengakhiri Tahun Jubelium Pengharapan 2025 pada  Selasa (6/1/2026), pukul 10.00 waktu Roma. Kemudian Paus Leo XIV melanjutkan Misa Epifani (Penampakan Tuhan), yang diikuti 5.800 umat

Sejarah Tahun Yubelium Sejak Tahun 1300

Tahun Jubelium Pengharapan (Tahun Suci) 2025, dimulai pada 24 Desember 2024, pukul 19.00 yang ditandai dengan pembukaan Porta Santa, Pintu Suci, Basilika St. Patrus oleh Paus Fransiskus.

Kemudian dilanjutkan dengan Misa Malam Natal. Saat itu, Paus Fransiskus menjelaskan bulla atau dekrit Jubelium Pengharapan yakni Spes non Confundit, Pengharapan tidak Mengecewakan.

Kata Paus Fransiskus, setiap orang tahu apa artinya berharap. Di dalam hati setiap orang, harapan berdiam sebagai hasrat dan harapan akan hal-hal baik yang akan datang, meskipun kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan.

Meskipun demikian, ketidakpastian tentang masa depan terkadang dapat menimbulkan perasaan yang saling bertentangan, mulai dari keyakinan yang kuat hingga kekhawatiran, dari ketenangan hingga kecemasan, dari keyakinan yang kuat hingga keraguan dan keragu-raguan 

Sering kali kita menjumpai orang-orang yang putus asa, pesimis, dan sinis tentang masa depan, seolah-olah tidak ada yang mungkin dapat membawa mereka kebahagiaan. Bagi kita semua, semoga Yubelium menjadi kesempatan untuk diperbarui dalam harapan. 

Sejarah Tahun Yubelium kembali ke tahun 1300. Adalah Paus  Paus Bonifacius VIII, (bertakhta, (1294–1303), yang pada tanggal 22 Februari 1300 memaklumkan Tahun Yubileum pertama, yang disebut Tahun Suci lewat bulla, dekrit  Antiquorum habet fida ralatio, Orang dahulu mempunyai laporan yang dapat diandalkan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved