Kamis, 26 Maret 2026

Berita Katolik

Vatican News, Kantor Berita Resmi Vatikan Kini Gunakan Bahasa Indonesia

Vatican News, portal berita takhta suci resmi menggunakan bahasa Indonesia pada 25 Maret 2026 

Tayang:
Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto Vatican News, Kantor Berita Resmi Vatikan Kini Gunakan Bahasa Indonesia
TIDAK ADA
VATICAB NEWS - Bahasa Indonesia menjadi bahasa resmi di Vatican News. Kerja sama ditandatangani oleh Ketua Komisi Komunikasi Sosial Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo (kedua dari kiri), dan Prefek Dikasteri Komunikasi Takhta Suci Vatikan Dr Paolo Ruffini (tengah) di Vatikan, Rabu (25/3/2026). Turut hadir Duta Besar Republik Indonesia untuk Takhta Suci Vatikan, Michael Trias Kuncahyono (keempat dari kanan). 

 

Ringkasan Berita:
  • Vatican News, portal berita takhta suci resmi menggunakan bahasa Indonesia pada 25 Maret 2026
  • Bahasa Indonesia menjadi bahasa nasional dari negara kawasan Asia Tenggara pertama sebagai bahasa resmi di Vatican News
  • Vatican news merupakan portal berita resmi Takhta Suci yang menyediakan informasi mengenai aktivitas Paus, Takhta Suci

TRIBUNGORONTALO.COM - Vatican News, portal berita takhta suci resmi menggunakan bahasa Indonesia pada 25 Maret 2026 

Duta Besar Republik Indonesia untuk Takhta Suci, Vatikan, Michael Trias Kuncahyono mengatakan hal ini menjadi momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia, terutama umat Katolik.

 “Momentum ini merupakan peristiwa bersejarah bagi bangsa Indonesia, khususnya bagi umat Katolik di Indonesia,” katanya dalam acara inagurasi kerja sama penggunaan bahasa Indonesia dalam Vatican News.

Bahasa Indonesia menjadi bahasa nasional dari negara kawasan Asia Tenggara pertama sebagai bahasa resmi di Vatican News. Hal ini terjadi setelah melalui proses diplomasi panjang yang dilakukan sejak 2024, 

Ketua Komisi Komunikasi Sosial Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo, dan Prefek Dikasteri Komunikasi Takhta Suci, Dr Paolo Ruffini menandatangani kerjasama menjadikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi ke-57 digunakan di Vatican News.

Mgr. Didik yang juga Uskup Keuskupan Surabaya ini menyampaikan harapan agar kerja sama antara KWI dan Dikasteri Komunikasi menjadi saluran berkat yang membawa kabar sukacita bagi seluruh umat dan warga bangsa Indonesia.

 "Dengan kerja sama ini, kini masyarakat Indonesia akan mendengar langsung pesan dari Paus dan berita dari Vatikan dalam bahasa ibunya yaitu Bahasa Indonesia," kata Mgr. Didik.

Vatican news, Portal Berita  Takhta Suci

Duta Besar Republik Indonesia untuk Takhta Suci Vatikan ggggggg88888
VATICAN NEWS - Duta Besar Republik Indonesia untuk Takhta Suci Vatikan, Michael Trias Kuncahyono (memakai peci) menyerahkan buku berjudul Bersama Mengarungi Zaman kepada Prefek Dikasteri Komunikasi Takhta Suci Vatikan Dr Paolo Ruffini di Vatikan, Rabu (25/3/2026).

 

Vatican news merupakan portal berita resmi Takhta Suci yang menyediakan informasi mengenai aktivitas Paus, Takhta Suci, gereja - gereja partikular, serta memberikan ruang bagi berita dunia.

Bersama dengan Radio Vatikan, L’Osservatore Romano (surat kabar harian Vatican), dan Vatican Media, portal ini berkomunikasi dan berinteraksi melalui audio, video, teks, dan gambar pada platform multibahasa, multibudaya, multi saluran, multimedia, dan multi perangkat.

Sementara itu, Paolo Ruffini berharap agar dengan digunakannya Bahasa Indonesia di Vatican News akan membawa berita dari Vatikan dalam konteks Indonesia, yang mudah diterima dan dipahami oleh masyarakat Indonesia.

Ruffini menegaskan bahwa sambutan hangat dan antusiasme yang besar dari masyarakat Indonesia saat kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia tahun 2024 menjadi semangat bagi mereka untuk mewujudkan kerjasama ini.

Wujud Nyata Hubungan Diplomatik Indonesia dan Takhta Suci

Kata Ruffini, kerja sama ini merupakan sebuah wujud nyata dari hubungan diplomatik Indonesia dan Takhta Suci yang telah berjalan selama 75 tahun pada 2025. Sejarah mencatat bahwa Takhta Suci merupakan negara Eropa pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia pada tahun 1947, dengan mengirimkan delegasi Apostolik yang memberikan dukungan bagi kaum muda di Indonesia.

"Impian kami adalah menciptakan platform di mana komunitas Katolik di seluruh dunia terhubung sepenuhnya, memungkinkan mereka untuk berbagi tidak hanya teks, gambar, dan audio secara real-time, tetapi juga pengalaman hidup Gereja, di mana pun mereka berada.” ungkap Ruffini. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved