Kebakaran Cafe Tiara
10 Karyawan Cafe Tiara Gorontalo Menganggur Sementara Pasca Kebakaran, Owner Putar Otak
Kebakaran yang melanda Cafe Tiara di Kelurahan Dulomo Selatan, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo, Sabtu (3/1/2026) pagi
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KEBAKARAN-Potret-kebakaran-usaha-Cafe-Tiara-di-Dulomo-Selatan.jpg)
Api yang berasal dari sudut kanan lantai dua dengan cepat menjalar ke bawah hingga mencapai area kasir, karena lantai tidak menggunakan cor beton.
“Karena lantainya papan, api langsung tembus ke bawah sampai ke kasir,” katanya.
Meski demikian, Jefri bersyukur api tidak melalap seluruh bangunan. Petugas pemadam kebakaran dinilai berhasil menahan api agar tidak meluas.
“Kalau api dari dalam kasir, mungkin sudah habis semua. Tapi karena dari sudut luar, pemadam masih sempat menahan,” ujarnya.
Area kasir menjadi bagian yang paling terdampak. Sejumlah peralatan di area tersebut tidak dapat diselamatkan.
“Untuk bagian kasir, rata-rata sudah habis,” katanya.
Akibat kebakaran ini, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp200 juta, mencakup kerusakan bangunan lantai dua dan berbagai perlengkapan usaha.
“Perkiraan sementara sekitar 200 juta rupiah,” ucapnya.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Seluruh karyawan berhasil menyelamatkan diri.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, semua karyawan selamat,” ujar Jefri.
Namun, dampak kebakaran membuat operasional cafe terhenti sementara dan 10 karyawan harus menunggu hingga perbaikan rampung.
Jefri pun mengaku tengah putar otak agar usaha bisa segera berjalan kembali.
“Saya tidak mau mereka lama menganggur. Sekarang fokus benahi dulu, terutama atap,” katanya.
Saat ini, proses pembongkaran masih dilakukan di bagian atap untuk mencegah air hujan masuk ke dalam bangunan.
“Kalau hujan masuk, bisa makin rusak. Jadi ditutup dulu atapnya,” jelasnya.