Politik Nasional

Antara Koalisi dan Suara Publik, Sikap Demokrat soal Pilkada Dipertanyakan

Partai Demokrat tengah berada dalam posisi politik yang serba sulit menyikapi menguatnya wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD.

Editor: Wawan Akuba
Tribunnews.com
PARTAI DEMOKRAT - Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat jumpa pers usai pembukaan Kongres VI DPP Partai Demokrat di Ballroom Ritz Carlton, Pasific Place, Jakarta, Senin (24/2/2025) lalu. Saat ini posisi Demokrat dilematis soal wacana Pilkada via DPRD. 

Jika keempat partai ini solid, kekuatan suara mereka mencapai 304 anggota atau sekitar 52,4 persen dari total 580 anggota DPR.

Dengan konfigurasi tersebut, peluang revisi Undang-Undang Pilkada terbuka lebar.

Jika disahkan, maka ke depan rakyat tidak lagi memilih langsung gubernur, bupati, dan wali kota di TPS.

Proses pemilihan akan sepenuhnya dilakukan oleh anggota DPRD.

Yang menarik, Fraksi NasDem yang berada di luar pemerintahan juga disebut-sebut menyetujui wacana pilkada via DPRD.

Informasi tersebut menguat setelah adanya pertemuan sejumlah elite partai politik pada Minggu malam (28/12/2025).

Pertemuan itu dihadiri Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, serta Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Pertemuan digelar di rumah dinas Bahlil dan mempertegas arah konsolidasi elite terhadap skema pilkada tidak langsung. (*)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Minggu, 22 Februari 2026 (4 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:33
Subuh 04:43
Zhuhr 12:05
‘Ashr 15:20
Maghrib 18:07
‘Isya’ 19:16

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved