Avatar 3

Visual Spektakuler Tapi Melelahkan, Avatar 3 Tuai Banyak Kritik

Film ketiga waralaba Avatar garapan James Cameron, Avatar: Fire and Ash, menuai sorotan tajam dari para kritikus internasional jelang

Editor: Wawan Akuba
Tribunnews.com/thiler
AVATAR Fire and Ash menuai banyak kritik jelang penayangan, meski menampilkan visual Pandora yang spektakuler. 

Avatar: Fire and Ash melanjutkan kisah Jake Sully dan Neytiri yang menghadapi konflik baru usai kematian putra mereka, Neteyam.

Film ini memperkenalkan Ash People atau Klan Mangkwan, suku Na’vi yang hidup di wilayah vulkanik dan dipimpin oleh Varang, sosok pemimpin keras yang siap mengambil langkah ekstrem demi kaumnya.

James Cameron sendiri sebelumnya menyatakan bahwa film ketiga ini sengaja menampilkan sisi gelap bangsa Na’vi, berbeda dari dua film sebelumnya yang lebih menonjolkan konflik manusia versus Na’vi.

Meski dimaksudkan untuk menutup satu bab besar saga Avatar, Cameron telah mengungkap rencana untuk Avatar 4 dan Avatar 5.

Namun, masa depan sekuel tersebut diyakini sangat bergantung pada respons penonton terhadap Fire and Ash.

Kini, publik menanti apakah Avatar: Fire and Ash akan tetap berjaya di box office seperti pendahulunya, atau justru membuktikan bahwa visual megah saja tak lagi cukup untuk mempertahankan pesona Pandora.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved