Berita Internasional
Zelensky Ungkap AS Ajukan Skema Zona Ekonomi Bebas di Donbas sebagai Kompromi Damai dengan Rusia
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan bahwa pemerintahnya telah menyerahkan kerangka kerja baru berisi 20 poin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PENDUDUKAN-Tentara-Rusia-menduduki-sekitar-seperlima-wilayah-Ukraina.jpg)
“Saya kira mereka ingin, atau mungkin masih menginginkan, pemahaman yang jelas mengenai posisi kami terkait perjanjian ini sebelum Natal,” kata Zelensky.
Selain kerangka 20 poin, rencana damai yang lebih luas akan memuat dokumen terpisah yang mengatur jaminan keamanan, untuk mencegah Rusia menyerang kembali, serta rencana rekonstruksi kota-kota Ukraina yang hancur akibat perang berkepanjangan.
Kyiv menegaskan bahwa kali ini setiap bentuk jaminan keamanan harus disahkan oleh parlemen, mengingat Ukraina merasa pernah dikecewakan oleh jaminan-jaminan sebelumnya dari negara-negara sekutu.
Zelensky juga mengatakan bahwa ia telah melakukan pembahasan mendalam terkait jaminan keamanan tersebut bersama Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, Menteri Pertahanan Pete Hegseth, serta utusan khusus Gedung Putih Steve Witkoff.
Selain itu, Kyiv menegaskan keinginan untuk mempertahankan kekuatan militer besar setelah perang berakhir.
Dalam draf terbaru yang sedang dibahas, jumlah personel militer Ukraina ditetapkan 800.000 pasukan, lebih tinggi dari usulan awal yang pernah ditawarkan. (*)
| Hari Keenam Perang Iran-Amerika: Kapal Perang Tenggelam, Rudal Hantam Banyak Negara |
|
|---|
| Trump Ingin Terlibat Tentukan Pemimpin Baru Iran, Tolak Putra Ali Khamenei |
|
|---|
| Mayoritas Senat Dukung Trump, Hasilnya Amerika Bisa Lanjutkan Serangan ke Iran |
|
|---|
| Ledakan Guncang Ibukota Iran di Hari Kelima Perang dengan Amerika, Serangan Terjadi saat Fajar |
|
|---|
| Terungkap! CCTV Iran Diretas untuk Lacak Rute Harian Ali Khamenei Sebelum 30 Rudal Ditembakkan |
|
|---|