Jumat, 6 Maret 2026

Banjir Sumatera

Aceh Porak-Poranda, 275 Jalan Putus dan 146 Jembatan Hancur

Gelombang bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh meninggalkan kerusakan besar di berbagai wilayah.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Aceh Porak-Poranda, 275 Jalan Putus dan 146 Jembatan Hancur
Tribunnews.com
FOTO ISTIMEWA -- Banjir bandang di Aceh merendam ratusan rumah. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Gelombang bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh meninggalkan kerusakan besar di berbagai wilayah.

Data terbaru dari Posko Satgas Penanganan Bencana Aceh mencatat kerusakan infrastruktur sangat masif: 275 titik jalan dan 146 jembatan rusak, membuat sejumlah daerah masih terputus dari akses jalur darat.

Tak hanya itu, bencana juga menghantam fasilitas umum. Tercatat 132 bangunan perkantoran, 46 rumah ibadah, 157 sekolah, serta dua pondok pesantren mengalami kerusakan.

“Dari data yang kita kumpulkan, kerusakan jalan mencapai 275 titik dan jembatan 146 unit,” ujar Juru Bicara Posko Satgas, Murthalamuddin, Senin (1/12).

Akses Darat Mulai Pulih Bertahap

Sejumlah jalur yang sebelumnya lumpuh kini mulai bisa dilewati. Jalur Aceh Timur, Aceh Utara, Lhokseumawe dilaporkan sudah kembali terkoneksi.

Namun beberapa ruas masih tertutup total, seperti Lhokseumawe – Bireuen, yang hingga kini masih dalam tahap pembersihan dan pemasangan jembatan bailey.

Sementara itu, jalur Aceh Tengah – Bener Meriah sudah dapat dilewati meski masih dalam proses pembersihan lumpur, terutama di kawasan Gunung Salak.

Rel Kereta Api Turut Rusak

Kerusakan parah tidak hanya terjadi di jalan raya. Banjir dan longsor juga merusak prasarana kereta api di Aceh. Sejumlah titik rel amblas atau tergerus air (gogosan).

Menurut KAI Divisi Regional I Sumatera Utara, terdapat:

21 titik gogosan di petak Stasiun Krueng Geukueh – Bungkaih

3 titik di petak Bungkaih – Krueng Mane

3 titik di petak Krueng Mane – Geurugok

Kerusakan ini membuat layanan KA Cut Meutia dihentikan sementara.

“Kami mohon maaf kepada seluruh pelanggan atas gangguan perjalanan kereta akibat kerusakan jalur,” ujar Manager Humas KAI, M. As’ad Habibuddin.

Korban Tewas Mencapai 442 Jiwa

Banjir dan longsor yang serentak melanda Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh pada awal pekan lalu menimbulkan dampak kemanusiaan yang sangat besar.

BNPB melaporkan jumlah korban meninggal dunia melonjak menjadi 442 orang, sementara 402 orang masih hilang.

Kepala BNPB, Suharyanto, Total korban meninggal dunia mencapai 442 jiwa, dan 402 jiwa masih dinyatakan hilang.

Rinciannya:

Sumatra Utara: 217 meninggal, 209 hilang, 16 luka-luka

Sumatra Barat: 129 meninggal, 118 hilang, 16 luka-luka

Aceh: 96 meninggal, 75 hilang

Korban di Aceh tersebar di Bener Meriah, Aceh Tengah, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Tenggara, Aceh Utara, Aceh Timur, Lhokseumawe, Gayo Lues, Subulussalam, dan Nagan Raya.

Jumlah pengungsi di Aceh mencapai 62.000 kepala keluarga, tersebar di berbagai kabupaten/kota.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Jumat, 06 Maret 2026 (16 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:03
‘Ashr 15:12
Maghrib 18:05
‘Isya’ 19:14

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved