Berita Menarik

Mantan Penjaga Kos Bunuh Guru PPPK di OKU, Panik Diteriaki Maling

Seorang mantan penjaga indekos berinisial RK (29) ditangkap polisi setelah membunuh SY (27), seorang guru perempuan yang baru lulus seleksi PPPK.

Editor: Wawan Akuba
alazharpeduli
ILUSTRASI MAYAT - Seorang guru dibunuh eks penjaga kos. 
Ringkasan Berita:
  • Seorang mantan penjaga indekos, RK (29), ditangkap karena membunuh guru perempuan PPPK berinisial SY (27) di OKU, Sumatera Selatan. 
  • Kejadian bermula ketika RK bersembunyi di kamar korban dan panik setelah diteriaki maling. 
  • Pelaku kemudian membekap dan mengikat korban hingga tewas sebelum akhirnya ditangkap polisi.

 

TRIBUNGORONTALO.COM — Seorang mantan penjaga indekos berinisial RK (29) ditangkap polisi setelah membunuh SY (27), seorang guru perempuan yang baru lulus seleksi PPPK.

Peristiwa terjadi di Kabupaten OKU, Sumatera Selatan. RK diketahui pernah bekerja sebagai penjaga kos yang ditempati korban.

Kapolres OKU AKBP Endro Ariwibowo menjelaskan bahwa tersangka baru berhenti dari pekerjaannya beberapa waktu lalu setelah lima tahun menjaga kos tersebut.

Baca juga: KPK Pamer Uang Korupsi Taspen: Pecahan Rp 100.000 Menutupi Panggung

Usai berhenti, RK bekerja sebagai penyadap karet untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

“Tersangka adalah mantan penjaga kos yang ditempati korban. Dia sekarang tinggal dengan istrinya di rumah mertuanya, sekitar 400 meter dari TKP,” ujar Endro, Jumat (21/11).

Baca juga: Sinyal Pembukaan CPNS 2026, Pemerintah Tunggu Usulan Formasi dari Daerah

Berawal dari Cekcok Rumah Tangga

RK mengaku sebelum kejadian dirinya bertengkar dengan istrinya pada Selasa (18/11) malam.

Ia memutuskan pergi dari rumah untuk menenangkan diri. Karena hari semakin larut, RK bersembunyi di samping kamar korban, memanfaatkan pengetahuannya akan kondisi bangunan tempat ia pernah bekerja.

“Pagi harinya dia naik ke plafon karena takut dipergoki pemilik kos yang mengecek dan masuk ke kamar korban,” kata Kapolres.

Panik Diteriaki Maling

Tak disangka, SY pulang ke kamar sementara RK masih berada di dalam. Ketahuan oleh korban yang langsung berteriak maling, RK panik dan kehilangan kendali.

“Tersangka membekap mulut korban dan mendorongnya hingga jatuh ke kasur. Tersangka mengikat tangan dan kaki korban, lalu kembali membekap mulut korban sampai meninggal dunia,” jelas Endro.

RK telah diamankan polisi dan kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait motif dan dugaan rencana tindak kejahatan lainnya.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved