Haji 2026
Resmi! Kuota Haji 2026 Ditetapkan, Biaya Lebih Murah dan Masa Tunggu Kini 26 Tahun di Semua Daerah
Biaya haji turun, masa tunggu kini sama di seluruh provinsi. Cek berapa kuota haji daerahmu tahun 2026!
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/visa-haji-furoda-untuk-musim-haji-1446-H2025-M.jpg)
Lantas berikut daftar kuota jemaah haji tahun 2026, dari yang tertinggi ke terendah:
- Jawa Timur 42.409
- Jawa Tengah 34.122
- Jawa Barat 29.643
- DKI Jakarta 7.819
- Sulawesi Selatan 9.670
- Banten 9.124
- Sumatera Utara 5.913
- Sumatera Selatan 5.895
- Lampung 5.827
- NTB 5.798
- Aceh 5.426
- Kalimantan Selatan 5.187
- Riau 4.682
- Sumatera Barat 3.928
- DI Yogyakarta 3.748
- Jambi 3.276
- Kalimantan Timur 3.189
- Sulawesi Tenggara 2.063
- Kalimantan Barat 1.858
- Sulawesi Tengah 1.753
- Sulawesi Barat 1.450
- Bengkulu 1.354
- Kepulauan Riau 1.085
- Bangka Belitung 1.077
- Kalimantan Tengah 1.559
- Papua 933
- Maluku Utara 785
- Bali 698
- Gorontalo 608
- Maluku 587
- NTT 516
- Kalimantan Utara 489
- Papua Barat 447
- Sulawesi Utara 402
Biaya Haji Turun Rp 2 Juta
Sementara itu, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama pemerintah resmi menetapkan besaran biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahun 2026 sebesar Rp87,4 juta per jemaah.
Angka tersebut turun Rp2 juta dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp89,4 juta.
Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang, menjelaskan bahwa biaya perjalanan ibadah haji (bipih) yang menjadi tanggungan langsung jemaah adalah Rp54.193.806,58 atau setara dengan 62 persen dari total BPIH.
“Bipih digunakan untuk membiayai transportasi udara, sebagian akomodasi di Mekkah dan Madinah, serta sebagian kebutuhan hidup atau living cost,” ujar Marwan dalam rapat kerja bersama Kementerian Haji dan Umrah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (29/10/2025), sebagaimana disampaikan melalui kanal YouTube DPR RI.
Jika dibandingkan tahun sebelumnya, Bipih 2026 mengalami penurunan Rp1.237.944,20 dari total Rp55.431.750,78 pada 2025.
Sementara itu, komponen nilai manfaat yang menanggung 38 persen biaya haji mencapai Rp33.215.558,87, bersumber dari optimalisasi dana setoran awal jemaah.
“Dana nilai manfaat tersebut digunakan untuk pembiayaan operasional penyelenggaraan haji baik di Arab Saudi maupun di dalam negeri,” tambah Marwan.
Ia juga menegaskan bahwa petugas haji daerah (PHD) serta pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) tidak menerima alokasi dana dari komponen nilai manfaat, sehingga total biaya yang dibebankan tetap sama, yakni Rp87,4 juta per jemaah, sebagaimana jemaah reguler lainnya.
Untuk musim haji tahun 2026, Indonesia memperoleh kuota sebanyak 221.000 jemaah, terdiri atas 203.320 jemaah reguler beserta petugas haji daerah dan pembimbing, serta 17.680 jemaah haji khusus. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id
| Inilah Skema Baru Haji 2026, Solusi Atasi Kepadatan Muzdalifah dan Mina |
|
|---|
| Jemaah Haji 2026 Jadi Fokus! Lihat Alokasi Rp18,2 Triliun Kemenhaj |
|
|---|
| Cek Estimasi Keberangkatan Haji Kini Bisa Lewat HP, Ini Langkah Mudahnya di Aplikasi Pusaka |
|
|---|
| Biaya Haji 2026 Resmi Turun Rp 2 Juta Dibanding Tahun Lalu, Cek di Sini Rincian dan Komponennya |
|
|---|
| Calon Jemaah Hati-Hati, 10 Kondisi Kesehatan Ini Dipastikan Tak Lolos Syarat untuk Ikut Haji 2026 |
|
|---|