Berita Viral

Pilu, Wanita Aceh Diceraikan Dua Hari Sebelum Suami Dilantik PPPK Satpol PP

Ia diceraikan oleh suaminya hanya dua hari sebelum pelantikan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Satpol PP Aceh Singkil.

Editor: Minarti Mansombo
Facebook Safitri Alshop Aceh via SerambiNews.com
BERITA VIRAL -- Sebuah kisah pilu datang dari Melda Safitri (33), wanita asal Aceh Singkil ini yang biasa disapa Fitri, harus menelan kenyataan pahit. Ia diceraikan oleh suaminya hanya dua hari sebelum pelantikan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Satpol PP Aceh Singkil. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Sebuah kisah pilu datang dari Melda Safitri (33), wanita asal Aceh Singkil ini yang biasa disapa Fitri, harus menelan kenyataan pahit.

Ia diceraikan oleh suaminya hanya dua hari sebelum pelantikan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Satpol PP Aceh Singkil.

Momen kepergian fitri dari rumah kontrakan bersama kedua anaknya terekan dalam sebuah video dan kemudian viral di media sosial.

Video yang berdurasi 1 menit 30 detik itu menunjukan bahwa Fitri meninggalkan Desa Siti Ambia Dalam dan diantar para tetangga menggunakan mobil L300.

Ia memilih pulang ke kampung halamannya di Meukek, Aceh Selatan dengan membawa luka serta harapan baru untuk dirinya dan kedua anaknya.

“Tidak ada wanita yang ingin jadi janda, apalagi yang berawal dari cinta. Aku sudah bertahan hebat untuk melawan rasa sakit dan malu, tapi sekarang aku sadar bahwa jalan terbaik adalah perpisahan,” tulis keterangan dalam video yang viral itu.

Baca juga: Jalan HB Jassin Gorontalo Bakal Diuji Coba Sistem Satu Arah Mulai 27-28 Oktober 2025, Catat Rutenya!

Dicerai Dua Hari Sebelum Pelantikan PPPK

Dalam wawancara terbaru dengan Serambinews.com, Fitri menuturkan bahwa perceraian terjadi pada 15 Agustus 2025, sementara suaminya dilantik sebagai PPPK Satpol PP Aceh Singkil pada 17 Agustus 2025.

“Dia karena mau jabatan, dia tinggalkan saya. Padahal kami dulu berjuang sama-sama. Saya berharap kalau dia dilantik bisa bantu perekonomian sedikit-sedikit, tapi begitu dapat rezeki malah menceraikan saya. Kalau memang mau cerai kenapa tidak dari dulu,” ujar Fitri lirih, Rabu (22/10/2025)

Fitri mengaku perdebatan berawal dari masalah sepele, ketika suaminya marah karena tidak ada lauk di rumah.

“Dia pulang kerja marah-marah, tanya kenapa nggak ada nasi, nggak ada lauk. Padahal memang di rumah tidak ada uang belanja sama sekali,” ujarnya.

Pertengkaran kecil itu memuncak hingga suaminya melontarkan kata talak.

“Dia bilang ‘kamu meledak, saya ceraikan satu, dua, tiga, empat, lima’, terus pergi bawa baju dan nggak pulang lagi,” cerita Fitri.

Beli Sendiri Baju Pelantikan Korpri

Sebelum peristiwa pahit itu, Fitri masih ikut membantu menyiapkan baju dan atribut pelantikan Korpri untuk suaminya. Semua itu dibeli dari hasil ia berjualan cabai dan sayuran di pasar.

“Baju pelantikan itu saya yang belikan dari hasil jualan. Saya bantu dia dari nol, dari belum kerja sampai bisa lulus PPPK. Tapi justru saya ditinggal sebelum dia menerima SK,” katanya.

Baca juga: Kisah Pilu Fitri: Diceraikan Dua Hari Sebelum Suami Dilantik PPPK, Baju KORPRI Sudah Dibeli

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved