Berita Nasional
TNI AD Ubah Syarat Rekrutmen 2025, Tinggi Badan Turun dan Batas Usia Diperpanjang! Ini Alasannya
Kabar baik bagi calon prajurit! TNI AD resmi menurunkan syarat tinggi badan dan memperpanjang batas usia pendaftar di rekrutmen 2025.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/TNI-baku-tembak.jpg)
Selain itu, perubahan batas usia pendaftaran juga disesuaikan dengan regulasi terbaru mengenai usia pensiun prajurit.
Baca juga: Ramalan Zodiak Capricorn, Aquarius, Pisces Hari Ini 5 Oktober 2025: Cinta, Karier, Keuangan
Jika sebelumnya Bintara dan Tamtama pensiun pada usia 53 tahun, kini usia pensiun dinaikkan menjadi 55 tahun.
Penyesuaian ini dimaksudkan agar masa pengabdian prajurit menjadi lebih panjang.
Dengan demikian, wajar apabila batas usia masuk juga ikut disesuaikan.
“Dengan aturan baru ini, pemuda yang usianya sudah di atas 22 tahun namun masih layak secara fisik, mental, maupun intelektual tetap memiliki peluang untuk menjadi bagian dari TNI AD,” jelas Wahyu.
Kebutuhan pasukan yang lebih banyak
Sementara itu, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menjelaskan bahwa perubahan persyaratan rekrutmen prajurit sejalan dengan kebutuhan TNI AD yang saat ini membutuhkan jumlah pasukan lebih banyak.
"Tapi bukan berarti kami mengurangi kualitas ya, karena kalau orang tinggi kan belum tentu lebih kuat dari yang pendek," ujarnya, dikutip dari Antara, Rabu (1/10/2025).
Ia menegaskan, penyesuaian aturan tersebut terutama dilakukan di lingkungan TNI AD karena Angkatan Darat saat ini tengah fokus membangun satuan baru, yakni Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP).
BTP merupakan satuan infanteri yang dibentuk untuk mendukung pembangunan nasional, khususnya dalam program ketahanan pangan, sekaligus tetap menjaga fungsi utamanya sebagai kekuatan pertahanan negara.
Baca juga: Ramalan Zodiak Libra, Scorpio, Sagitarius 5 Oktober 2025: Cinta, Karier, Kesehatan, Keuangan
BTP akan ditempatkan di setiap kabupaten/kota, memiliki lahan seluas 30 hektar, dan dilengkapi prajurit yang memiliki kemampuan tempur serta keterampilan di bidang pertanian, perikanan, konstruksi, dan kesehatan.
Lebih lanjut, Tandyo menyebutkan bahwa langkah ini sejalan dengan doktrin Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata), yang menuntut jumlah pasukan besar apabila negara menghadapi potensi perang.
Indonesia, kata dia, juga belajar dari perang Rusia–Ukraina, di mana salah satu pihak banyak merekrut tentara bayaran sehingga terlihat kurang siap menghadapi ancaman.
"Jadi kami harus mempersiapkan karena ancaman bisa datang setiap saat. Meski sekarang kan enggak, tapi kita harus siap," tuturnya.
Syarat Baru Tamtama-Bintara TNI AD
Sebagai informasi, TNI AD kembali membuka rekrutmen Bintara Gelombang II dan Tamtama Gelombang III pada tahun 2025.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi TNI AD.
Berita Nasional
TNI AD
TNI AD Ubah Syarat Rekrutmen 2025
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat
Tamtama
Bintara
Meaningful
Tandyo Budi Revita
| Nama 10 Produk Obat dan Makanan Ilegal Paling Banyak Dijual di Marketplace Sepanjang 2025 |
|
|---|
| Terungkap! 7 Juta Warga Indonesia Kelebihan Berat Badan atau Obesitas |
|
|---|
| Perang Iran Vs Amerika Makin Menegangkan! Evakuasi WNI Dimulai Hari Ini |
|
|---|
| Jelang Lebaran, BPOM Siap Sidak Parsel Nakal yang Berisi Produk Tak Layak |
|
|---|
| Aturan Baru THR dan Gaji ke-13 ASN 2026 Resmi Berlaku, Ini Mekanisme |
|
|---|