Berita Nasional

Justru Merasa Malu, Prabowo Rupanya tak Anggap Noel Sebagai Kader Gerindra

Immanuel Ebenezer, eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan yang dikenal sebagai Noel, resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Editor: Wawan Akuba
Tangkap Layar YouTube
PRABOWO PIDATO -- Presiden Prabowo gebrak meja. Sebut eks Wamen Noel, tersangka korupsi bukan kader. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Immanuel Ebenezer, eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan yang dikenal sebagai Noel, resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini menahannya dalam kasus dugaan pemerasan terhadap perusahaan yang mengurus sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). 

Saat digiring ke mobil tahanan, Noel sempat berteriak memohon amnesti dari Presiden Prabowo Subianto.

“Semoga saya mendapat amnesti dari Presiden Prabowo,” ujar Noel di pelataran gedung KPK, Jumat (22/8/2025).

Namun, respons Prabowo Subianto justru menegaskan jarak.

Dalam pidatonya di APKASI Otonomi Expo 2025 di ICE BSD, Tangerang, Prabowo menyatakan bahwa Noel bukan kader Partai Gerindra, meski sempat mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari partai tersebut.

“Eh, beberapa hari kemudian ada anggota Gerindra, tapi dia dia anggota dia belum kader,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, status kader hanya diberikan kepada anggota yang telah mengikuti pendidikan partai, termasuk materi tentang pemerintahan dan sejarah bangsa-bangsa.

“Kalau kader itu ikut pendidikan yang tadi itu Otoman itu dia harus belajar itu. Aduh dia enggak keburu ikut kaderisasi,” lanjutnya.

Noel sebelumnya dikenal sebagai aktivis dan Ketua Relawan Jokowi Mania pada Pilpres 2019.

Ia beralih mendukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024 melalui kelompok relawan Prabowo Mania, lalu bergabung dengan Gerindra dan maju sebagai caleg dari dapil Kalimantan Utara. Namun, ia gagal lolos ke Senayan.

Prabowo: “Saya Agak Malu”

Meski menegaskan bahwa Noel bukan kader, Prabowo tak menampik rasa malu atas keterlibatan anggota partainya dalam kasus korupsi.

“Tapi tetap, tetap saya, agak malu saya,” ucap Prabowo.

Ia juga kembali mengingatkan seluruh lembaga agar membersihkan diri dari praktik korupsi sebelum dipaksa bersih oleh penegak hukum.

“Semua lembaga bersihkan dirimu sebelum kau akan dibersihkan dan kau akan dibersihkan pasti,” tegasnya.

KPK: Rp 3 Miliar dan Sepeda Motor

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved