Gorontalo Hari Ini
Warga Gorontalo Lega Antrean BBM Normal tapi Masih Dihantui Bayang-bayang Kenaikan Harga Bahan Bakar
Antrean panjang kendaraan yang sempat memadati SPBU Nani Wartabone, Kota Gorontalo, kini mulai melandai. Kondisi di lapangan
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Suasana-antrean-pengendara-di-SPBU-Nani-Wartabone-Kota-Gorontalo.jpg)
“Kalau BBM naik, pasti harga barang lain ikut naik. Itu yang kami khawatirkan,” tuturnya.
Siti Rahma, seorang ibu rumah tangga yang sempat terjebak dalam aksi panic buying, berharap pemerintah lebih proaktif dalam memberikan informasi.
“Kemarin saya sempat ikut antre panjang karena takut harga naik. Harusnya ada penjelasan pasti sejak awal agar masyarakat tidak mudah terpancing isu,” harapnya.
Pendapat serupa dilontarkan oleh Rian Yusuf, seorang pengendara mobil mengimbau sesama warga untuk tetap tenang.
“Kalau kita tidak panik, stok sebenarnya cukup. Kemarin itu jadi ramai karena semua orang merasa takut secara bersamaan,” pungkasnya.
Saat ini, distribusi BBM di Kota Gorontalo memang telah terkendali. Namun, harapan warga tetap sama: kepastian harga dan kelancaran distribusi agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa bayang-bayang kepanikan. (*)