Kecelakaan Maut Minsel
Tangis Adik Pecah Saat Jadi Imam Salat Jenazah 2 Kakaknya, PNS Gorontalo Korban Kecelakaan Maut
Tangis adik pecah saat jadi imam Salat jenazah 2 kakaknya di rumah duka, Jalan Pangeran Hidayat
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Salat-jenazah-kakak-beradik-korban-kecelakaan-maut-ddddd.jpg)
Ringkasan Berita:
- Tangis adik pecah saat jadi imam Salat jenazah 2 kakaknya di rumah duka, Jalan Pangeran Hidayat atau Jalan Dua Susun
- Kedua kakak perempuannya jadi korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Trans Sulawesi, Desa Sapa, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan
- Adik dari kedua almarhumah bertindak sebagai imam dalam salat tersebut.
TRIBUNGORONTALO.COM - Tangis adik pecah saat jadi imam Salat jenazah 2 kakaknya di rumah duka, Jalan Pangeran Hidayat atau Jalan Dua Susun, Kelurahan Wongkaditi Barat, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Minggu (15/3/2026) pagi.
Kedua kakak perempuannya jadi korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Trans Sulawesi, Desa Sapa, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara pada Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 06.30 Wita.
Korban yaitu kakak sulungnya Yessi Sukersi Mustaki (41) dan kakak keduanya Fanni Anelsia Mustaki warga Wongkaditi Barat, Kota Gorontalo.
Yessi Sukersi Mustaki adalah guru bahasa Inggris di SMAN 5 Gorontalo dan Fanni Anelsia Mustaki, Pranata Humas bidang Intelijen Kejati Gorontalo
Mereka alami kecelakaan saat dalam perjalanan Gorontalo ke Manado menumpangi mobil PO Garuda dengan nomor polisi DM 1195 BA. Mereka mau mengunjungi dan liburan di rumah ibu mereka.
Korban lainnya dikabarkan mengalami luka-luka yakni Doni Tentero (45) warga Perumahan GPI Dahlia Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara dan pengendara mobil, Ismail Zees (47) berdomisili di Kelurahan Limba U II, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Amatan Wartawan TribunGorontalo.com, pada Minggu pagi, suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman kakak beradik korban kecelakaan maut tersebut
Setelah upacara pelepasan selesai dilaksanakan, kedua jasad almarhumah kemudian digiring ke depan jalan yang sebelumnya telah ditutup untuk kepentingan prosesi salat jenazah.
Ratusan pelayat yang sejak pagi memenuhi rumah duka langsung berbaris memenuhi jalan.
Mereka berdiri rapat untuk mengikuti salat jenazah kedua almarhumah.
Jalan di sekitar rumah duka tampak dipadati jamaah yang datang dari berbagai kalangan, mulai dari keluarga, sahabat, rekan kerja, hingga masyarakat umum yang turut memberikan penghormatan terakhir.
Suasana semakin mengharukan saat salat jenazah dimulai.
Adik dari kedua almarhumah bertindak sebagai imam dalam salat tersebut.
Namun di tengah takbir yang dilantunkannya, ia tak mampu menahan kesedihan.
Tangisnya kecilnya tak bisa dibendung di tengah ratusan pelayat yang ikut menyolatkan kedua kakaknya.
Rintihan tangis itu menggambarkan duka mendalam atas kepergian dua anggota keluarganya sekaligus.
Banyak jamaah yang ikut terdiam dan larut dalam suasana haru saat prosesi salat berlangsung.
Usai salat jenazah, kedua almarhumah kemudian segera dimakamkan di area pemakaman keluarga yang berada tepat di samping rumah duka.
Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dengan dihadiri banyak jamaah yang sejak pagi datang melayat dan ikut menyolatkan kedua almarhumah.
Saat mamasuki kawasan pemakaman, Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah, tiba di lokasi menyusul Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail yang sebelumnya bertindak sebagai inspektur upacara pelepasan jenazah.
4 Korban Kecelakaan, 2 Meninggal 2 Luka-luka
Kecelakaan ini menyebabkan 2 orang meninggal dunia dan 2 luka-luka setelah mobil mereka tumpangi mendabrak rumah makan di Jalan Trans Sulawesi.
Kasat Lantas Polres Minsel yakni Iptu Engelina Yusuf mengatakan korban meninggal bernama Fanni Anelsia Mustaki seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan korban kedua, Yessi Sukersi Mustaki seorang PNS di Gorontalo.
"Mereka berdua yang meninggal dunia," tutur Engelina kepadan TribunManado.Id
Menurutnya, untuk pengemudi mobil bernama Ismail mengalami luka berat.
"Satu penumpang lagi bernama Doni mengalami luka ringan," jelasnya.
Dia menambahkan para korban masih berada di Rumah Sakit RSUD Teep Minsel. "Belum dijemput keluarga masih di Rumah Sakit," pungkasnya.
Engelina menjelaskan peristiwa nahas itu terjadi saat mobil tersebut melaju dengan kecepatan tinggi di ruas Jalan Trans Sulawesi, dari arah Gorontalo menuju Kota Manado.
Diduga pengemudi tidak mampu mengendalikan kendaraan sehingga terjadi kecelakaan.
Mobil tersebut menabrak sebuah pohon yang berdiri dipinggir jalan tepatnya di Desa Sapa.
"Supir membawa mobil melaju kencang dan hilang kendali," tutur Engelina saat dikonfirmasi via whatsapp.
Menurutnya, warga yang ada di lokasi langsung berusaha mengevakuasi para korban untuk dilarikan ke rumah sakit.
Dia menambahkan anggotanya masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut, termasuk memeriksa kondisi kendaraan serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat berkendara dan tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.
“Kami mengingatkan pengendara agar selalu mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan di jalan,” pesan kasat.
Video insiden kecelakaan tersebut beredar di media sosial pada Sabtu pagi. Dalam video tersebut memperlihatkan mobil berwarna hitam dengan plat nomor DM 1195 BA.
Kondisi mobil ringsek. Mobil tersebut keluar dari badan jalan dan menabrak rumah makan. (*/Jian)
| Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Jadi Inspektur Upacara Pelepasan Jenazah Korban Kecelakaan |
|
|---|
| 2 PNS Kakak Beradik Asal Gorontalo Korban Kecelakaan di Minahasa Selatan Akan Dimakamkan Minggu Pagi |
|
|---|
| Sosok Fanni dan Yessi Dua Korban Meninggal Kecelakan di Minsel, Tetangga: Ramah dan Suka Menyapa |
|
|---|
| Suasana Rumah Duka PNS Kakak Beradik Meninggal Kecelakaan, Keluarga Siapkan 2 Keranda |
|
|---|
| Jaksa dan Seorang Guru Asal Gorontalo Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Minsel Sulut |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.