Minggu, 15 Maret 2026

Operasi Patuh Otanaha

Pengendara Terjebak Operasi Otanaha Gorontalo di JDS, Tak Bisa Balik Arah, Tunggu Razia Selesai

Sejumlah pengendara terjebak saat Operasi Keselamatan Otanaha 2026 di Jalan Pangeran Hidayat atau Jalan Dua Susun

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Aldi Ponge
Ringkasan Berita:
  • Pengendara terjebak saat Operasi Keselamatan Otanaha 2026 di Jalan Pangeran Hidayat atau Jalan Dua Susun
  • Pengendara mengaku memilih menunggu karena tidak memiliki kelengkapan berkas kendaraan.
  • Operasi dijadwalkan berlangsung selama dua pekan, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026.

TRIBUNGORONTALO.COM - Sejumlah pengendara terjebak saat Operasi Keselamatan Otanaha 2026 di Jalan Pangeran Hidayat atau Jalan Dua Susun (JDS) Kota Gorontalo Provinsi Gorontalo pada Selasa (3/2/2026).

Direktorat Lalu Lintas Polda Gorontalo menggelar razia di Jalan Pangeran Hidayat, Kelurahan Wongkaditi Barat, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo

Operasi ini menjadi titik kedua pelaksanaan Operasi Keselamatan Otanaha 2026 setelah sebelumnya digelar di Desa Tuladenggi, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo. 

Operasi dijadwalkan berlangsung selama dua pekan, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026.

Sejak pagi hari, sejumlah personel tampak melakukan pemeriksaan terhadap pengendara yang melintas. 

Menarik perhatian, bukan hanya pemeriksaan melainkan reaksi para pengendara di sekitar lokasi operasi.

Operasi Keselamatan Otanaha 2026 9999
OPERASI OTANAHA -- Operasi Keselamatan Otanaha 2026 yang dilaksanakan di Jalan Pangeran Hidayat, Kelurahan Wongkaditi Barat, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo Selasa (3/2/2026).

Pantauan Wartawan TribunGorontalo.com, sejumlah pengendara memilih berhenti dan menunggu di sekitar papan informasi operasi. 

Mereka berkumpul di kawasan Puskesmas Kota Utara dan enggan melintas selama operasi masih berlangsung.

Seorang pengendara mengaku memilih menunggu karena tidak memiliki kelengkapan berkas kendaraan.

“Menunggu nanti polisi selesai operasi baru mau lewat,” ujarnya. 

Ia mengaku surat-surat kendaraannya telah hangus terbakar akibat insiden kebakaran rumah yang dialaminya. 

“Sudah hangus pak,” imbuhnya.

Seiring waktu, jumlah pengendara yang menunggu semakin banyak. 

Mereka tidak bisa memutar arah karena ruas jalan tersebut merupakan jalan dua jalur dengan masing-masing arah yang tidak memungkinkan kendaraan berbalik arah.

Akibatnya, motor, bentor, hingga mobil tertahan cukup lama di kawasan itu.

Baru sekitar pukul 11.00 Wita, papan informasi operasi diangkut oleh petugas, artinya razia dititik itu berakhir.

Setelah itu, para pengendara yang sejak pagi menunggu pun langsung berbondong-bondong melintas. 

Usai operasi, Kasatgas Gakkum Operasi Keselamatan Otanaha 2026, Kompol Anggoro C Wibowo menjelaskan, titik operasi selanjutnya akan disesuaikan dengan lokasi-lokasi rawan kecelakaan lalu lintas. 

Operasi Keselamatan Otanaha 2026 pun terus berlanjut, dengan pendekatan persuasif dan edukatif sebagai upaya membangun kesadaran berlalu lintas. 

Anggoro membeberkan terdapat 10 sasaran prioritas dalam operasi kali ini. 

Sasaran tersebut meliputi penggunaan knalpot tidak sesuai standar, kendaraan yang dimodifikasi tidak sesuai spesifikasi pabrikan, penggunaan sirene dan rotator pada kendaraan pribadi, TNKB tidak sesuai aturan. 

Sasaran lainnya adalah kendaraan pribadi yang digunakan sebagai travel, angkutan barang yang mengangkut orang, kendaraan penumpang tidak layak jalan, pengendara tanpa helm SNI, berboncengan lebih dari satu orang, hingga kendaraan pengunjung wisata yang parkir di bahu jalan.

"Di luar dari 10 sasaran tersebut, petugas lebih mengedepankan tindakan berupa teguran," jelas Anggoro. 

Anggoro menegaskan bahwa tujuan utama operasi ini adalah meningkatkan disiplin dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.

Ia juga menyampaikan bahwa hingga pelaksanaan operasi berlangsung, para pengendara yang terjaring pemeriksaan bersikap kooperatif. 

“Selama ini Alhamdulillah kooperatif semua,” pungkasnya (*/Jian)

Operasi Keselamatan Otanaha 2026 yang dilaksanakan  kll
OPERASI OTANAHA -- Operasi Keselamatan Otanaha 2026 yang dilaksanakan di Jalan Pangeran Hidayat, Kelurahan Wongkaditi Barat, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo Selasa (3/2/2026).

10 Sasaran Prioritas dalam Operasi Otahana Gorontalo:

  1. Penggunaan knalpot tidak sesuai standar,
  2. Kendaraan yang dimodifikasi tidak sesuai spesifikasi pabrikan, 
  3. Penggunaan sirene dan rotator pada kendaraan pribadi, 
  4. TNKB tidak sesuai aturan.
  5. Kendaraan pribadi yang digunakan sebagai travel, 
  6. Angkutan barang yang mengangkut orang, 
  7. Kendaraan penumpang tidak layak jalan, 
  8. Pengendara tanpa helm SNI, 
  9. Berboncengan lebih dari satu orang
  10. kendaraan pengunjung wisata yang parkir di bahu jalan.


 
 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Minggu, 15 Maret 2026 (25 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:29
Subuh 04:39
Zhuhr 12:00
‘Ashr 15:04
Maghrib 18:03
‘Isya’ 19:11

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved